Mengenal Kandungan Gizi Nasi Merah dan Manfaatnya bagi Tubuh

Desi Rossilawati
Jumat, 7 Agustus 2026 | 16:40 WIB
Bagikan
Mengenal Kandungan Gizi Nasi Merah dan Manfaatnya bagi Tubuh

Nasi merah./visi.news/orami.

VISI.NEWS - Nasi merupakan salah satu sumber karbohidrat yang umum dikonsumsi dan dapat dipadukan dengan berbagai jenis makanan, mulai dari sayuran hingga daging. Selain nasi putih, nasi merah menjadi pilihan yang dinilai lebih sehat karena berasal dari biji-bijian utuh yang masih mempertahankan lapisan dedaknya.

Dilansir dari Health, Jumat (7/8/2026), nasi merah memiliki kandungan nutrisi yang lebih beragam dibandingkan nasi putih. Dalam satu cangkir nasi merah butir panjang yang telah dimasak terkandung sekitar 248 kalori, 1,96 gram lemak, 8,08 miligram natrium, 51,7 gram karbohidrat, 3,23 gram serat, 0,485 gram gula tambahan, dan 5,54 gram protein.

Nasi merah juga mengandung sekitar 10 hingga 27 persen kebutuhan harian selenium, tembaga, fosfor, serta sejumlah vitamin B. Selain itu, satu cangkir nasi merah mampu memenuhi sedikitnya 85 persen kebutuhan mangan harian yang berperan penting dalam menjaga fungsi sistem kekebalan tubuh, kesehatan tulang, dan sistem reproduksi.

Kandungan magnesium di dalam nasi merah juga cukup tinggi, yakni lebih dari 20 persen kebutuhan harian. Mineral ini berperan dalam menjaga fungsi otot dan saraf, membantu produksi DNA, serta mengatur kadar gula darah dan tekanan darah.

Sejumlah penelitian menunjukkan konsumsi nasi merah berpotensi memberikan berbagai manfaat kesehatan. Dibandingkan nasi putih, nasi merah dinilai tidak berkaitan dengan peningkatan berat badan dan bahkan dapat membantu meningkatkan metabolisme basal, sehingga tubuh membakar lebih banyak kalori saat beristirahat.

Nasi merah juga kaya akan antioksidan, seperti senyawa fenolik, flavonoid, dan antosianin. Senyawa-senyawa tersebut berfungsi melindungi sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas yang berkaitan dengan meningkatnya risiko diabetes tipe 2, obesitas, kanker, dan penyakit jantung.

Selain itu, kandungan biji-bijian utuh pada nasi merah berperan dalam membantu mengendalikan kadar gula darah. Lapisan dedak yang masih melekat membuat nasi merah dicerna lebih lambat sehingga dapat membantu mencegah lonjakan gula darah setelah makan.

Konsumsi nasi merah juga dikaitkan dengan penurunan sejumlah faktor risiko penyakit kardiovaskular, seperti kadar kolesterol, lipid darah, dan tekanan darah. Pola makan yang kaya nasi merah bahkan dilaporkan dapat menurunkan penanda peradangan, termasuk protein C-reaktif, yang berhubungan dengan risiko penyakit jantung koroner.

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.