Mengapa Ketiak Basah Sering Terjadi? Ini Faktor-Faktor Utamanya
Editor
Desi Rossilawati
Rabu, 22 Januari 2025 | 00:45 WIB
VISI.NEWS | BANDUNG - Ketiak basah sering menjadi keluhan klasik bagi banyak orang, terutama dalam situasi tertentu seperti cuaca panas, aktivitas fisik yang berat, atau tekanan emosional. Kondisi ini disebabkan oleh keringat yang diproduksi oleh kelenjar di area tubuh tertentu, termasuk ketiak.
Meskipun keringat adalah mekanisme alami tubuh untuk mendinginkan diri, produksi keringat yang berlebihan di area ketiak dapat menimbulkan rasa tidak nyaman dan menurunkan rasa percaya diri. Beberapa faktor umum yang dapat menyebabkan ketiak basah meliputi:
- Cuaca Panas Ketiak basah sering terjadi saat suhu tubuh meningkat karena cuaca panas. Tubuh berkeringat untuk mendinginkan suhu, tetapi pada beberapa orang, jumlah keringat yang diproduksi di area ketiak melebihi kebutuhan tubuh untuk mendinginkan diri.
- Stres Tekanan emosional seperti stres, kecemasan, atau ketakutan juga dapat memicu keringat berlebih. Stres mengaktifkan kelenjar keringat yang memproduksi keringat di ketiak, menyebabkan kondisi ini semakin terlihat.
- Hormon Perubahan hormon yang terjadi selama pubertas, kehamilan, atau menopause dapat memengaruhi seberapa banyak seseorang berkeringat, termasuk di area ketiak.
- Makanan dan Minuman Beberapa jenis makanan dan minuman, seperti kafein, makanan pedas, atau alkohol, diketahui dapat memicu keringat di area ketiak.
- Merokok Meski bukti masih terbatas, nikotin dalam rokok diduga dapat memengaruhi produksi keringat berlebih.
- Hiperhidrosis Kondisi medis seperti hiperhidrosis, baik primer maupun sekunder, menyebabkan produksi keringat yang berlebihan. Hiperhidrosis primer disebabkan oleh gangguan genetik, sementara hiperhidrosis sekunder terkait dengan masalah medis seperti diabetes, gangguan tiroid, atau penyakit jantung.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!