Mengadopsi Model Temasek, Danantara Siap Kelola Investasi Besar di Indonesia
Editor
Desi Rossilawati
Minggu, 23 Februari 2025 | 12:12 WIB
VISI.NEWS | JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto mengumumkan bahwa Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) akan resmi beroperasi pada Senin (24/2/2025). Lembaga ini dirancang untuk menjadi badan investasi utama Indonesia, dengan konsep yang mirip dengan Temasek dari Singapura.
Danantara akan bertanggung jawab dalam mengelola aset besar negara, dengan total nilai mencapai US$ 900 miliar atau sekitar Rp 14.715 triliun. Tujuan utama badan ini adalah mengoptimalkan modal yang dimiliki BUMN serta sumber dana lain ke dalam proyek-proyek berkelanjutan yang dapat memberikan dampak besar bagi masyarakat.
Saat menjadi pembicara di World Government Summit 2025 melalui konferensi video, Prabowo menegaskan pentingnya Danantara dalam mencapai target pertumbuhan ekonomi nasional hingga 8%.
"Investasi akan dilakukan di berbagai sektor seperti energi terbarukan, manufaktur canggih, industri hilir, produksi pangan, dan lain-lain," ujar Prabowo.
Berdasarkan Rancangan Undang-Undang (RUU) BUMN yang telah disahkan dalam Rapat Paripurna DPR, Danantara akan berperan sebagai lembaga yang mengkonsolidasikan aset negara untuk memaksimalkan investasi. Nantinya, badan ini dapat melakukan investasi langsung maupun tidak langsung, serta bekerja sama dengan holding investasi, holding operasional, atau mitra swasta lainnya.
Dari sisi keuangan, apabila Danantara memperoleh keuntungan, sebagian dari laba tersebut akan disetorkan ke kas negara setelah dikurangi pencadangan untuk risiko investasi. Namun, apabila mengalami kerugian, hal tersebut tidak akan dianggap sebagai kerugian negara, melainkan tetap menjadi tanggung jawab badan pengelola. Ketentuan mengenai pencadangan risiko investasi ini akan diatur lebih lanjut dalam Peraturan Pemerintah. @ffr
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!