Mendadak Mual Muntah, Puluhan Guru dan Siswa di Sukabumi Diduga Keracunan MBG
Setelah dilakukan pemeriksaan dan observasi terhadap pasien, gejala yang muncul antara lain mual, muntah, pusing, sakit kepala, diare, sakit perut, perut melilit, perut kembung, nyeri tenggorokan, gangguan penglihatan, lemah, gatal, sesak napas, menggigil dan demam.
Mereka yang kondisinya membutuhkan penanganan intensif dirujuk ke RSUD Palabuhanratu.
Terkait dugaan keracunan, Dinas Kesehatan beserta pihak Puskesmas telah mendatangi dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi atau SPPG terkait untuk melakukan wawancara dan observasi lingkungan SPPG dan yang utama mengambil sampel makanan yang disajikan pada hari Rabu (28/1/2026). Sampel makanan yang diambil untuk diperiksa meliputi nasi putih, nugget, tahu goreng, tumis wortel buncis dan jeruk.
Sampel makanan itu diperiksa di Laboratorium Kesehatan Daerah atau Labkesda Kabupaten Sukabumi.
Dapur Tutup Sementara
Sementara itu, SPPG Anugrah Ratu Alam 1 Loji menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh penerima manfaat atas kejadian dugaan keracunan tersebut. Atas kejadian tersebut pihak SPPG melakukan evaluasi internal, sehingga SPPG tersebut berhenti operasional untuk sementara waktu.
”Dapur kami untuk sementara ditutup, sampai keluar hasil investigasi dugaan kejadian menonjol atau keracunan yang diakibatkan oleh distribusi MBG yang kami salurkan, kami memohon maaf kepada seluruh masyarakat penerima MBG atas kelalaian kami,” ujar kepala SPPG Anugrah Ratu Alam 1 Loji Anwar Syafei. @andri
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!