Menandai Puncak Ibadah Haji, Satu Juta Peziarah Mulai Berkumpul di Arafah

ED
Jumat, 8 Juli 2022 | 21:10 WIB
Bagikan
Menandai Puncak Ibadah Haji, Satu Juta Peziarah Mulai Berkumpul di Arafah

VISI.NEWS | ARAFAH – Menandai puncak ibadah haji tahunan, sekitar satu juta peziarah pada hari Jumat memasuki dataran luas Arafah. Peziarah dengan pakaian putih mulus - menyerupai lautan putih umat manusia - memulai ritual mereka dengan berdiri di Arafah, untuk menyelesaikan rukun haji yang paling penting, sore ini.

Seperti dilansir dari saudigazette.com.sa, Jumat (8/7/2022), gema “Labbaik Allahumma Labbaik (Ya Tuhan, ini saya menjawab panggilan-Mu)…,” para peziarah berbondong-bondong pagi tadi ke Masjid Namirah di Arafah, sekitar 15 km timur Makkah, setelah menghabiskan malam dengan berzikir dan introspeksi di Tenda Kota Mina.

Sheikh Muhammad Al-Issa, anggota Dewan Cendekiawan Senior dan sekretaris jenderal Liga Muslim Dunia (MWL), menyampaikan khutbah Arafah di Masjid Agung Namirah. Khutbah tersebut menyerupai khutbah perpisahan yang terkenal dari Nabi Muhammad SAW ketika melakukan ibadah haji.

Dalam khutbahnya, Syekh Al-Issa mengajak seluruh umat Islam untuk mentaati apa yang diperintahkan Allah dan menjauhi larangan-Nya demi meraih kemenangan, keselamatan, dan kebahagiaan baik di dunia maupun di akhirat. “Anda harus menyadari bahwa bersegera untuk melakukan hal-hal yang baik termasuk rajin untuk mematuhi nilai-nilai yang diajarkan oleh Islam; nilai-nilai yang dengan kuat membentuk perilaku seorang Muslim dan menyempurnakannya dengan cara terbaik. Di antara nilai-nilai yang diajarkan Islam adalah menghindari segala sesuatu yang mengarah pada perbedaan pendapat, permusuhan, atau perpecahan; dan sebaliknya, memastikan bahwa interaksi kita didominasi oleh harmoni dan kasih sayang,” serunya kepada para peziarah.

Usai khutbah, Syekh Al-Issa memimpin salat. Menarik kembali tradisi mulia Nabi SAW, ia melakukan salat Zuhur dan Ashar, dipersingkat dan disatukan, dengan satu adzan dan dua iqama. Peziarah bergabung dengan salat di dan sekitar Masjid Namirah, dan kemudian mulai melakukan wukuf di Arafah.

Wukuf Arafah, salah satu dari empat rukun haji, yang dimulai setelah salat Zuhur. Peziarah akan terlibat dalam doa dan permohonan sampai setelah matahari terbenam. Mereka akan mencari pengampunan dan keridhaan Allah. Banyak jamaah terlihat memegang payung melawan terik matahari sambil melantunkan Talbiyah dan membaca ayat-ayat dari Al-Qur'an setelah naik di Jabal Al-Rahmah (Gunung Rahmat) di Arafah.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.