Menag Yaqut Hadiri Peringatan Hari Revolusi Mesir ke-72 di Jakarta: Apresiasi dan Harapan untuk Masa Depan

ED
Selasa, 23 Juli 2024 | 10:30 WIB
Bagikan
Menag Yaqut Hadiri Peringatan Hari Revolusi Mesir ke-72 di Jakarta: Apresiasi dan Harapan untuk Masa Depan

VISI.NEWS | JAKARTA - Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas menghadiri peringatan Hari Nasional Republik Arab Mesir di Jakarta, Senin (22/07/2024). Dalam sambutannya, Menag Yaqut mengucapkan selamat atas peringatan Hari Revolusi Republik Arab Mesir yang ke-72. "Atas nama pemerintah dan rakyat Indonesia, saya mengucapkan selamat kepada pemerintah dan rakyat Mesir atas peringatan Hari Revolusi Republik Arab Mesir yang ke-72," ujar Menag Yaqut.

Dalam sambutannya, Menag Yaqut juga menyampaikan harapannya agar Mesir terus diberkahi dengan persatuan dan kemakmuran. "Semoga Mesir dapat terus diberkahi dengan persatuan dan kemakmuran, menuju masa depan yang lebih cerah, di bawah rahmat Allah SWT," tambahnya. Acara ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, termasuk mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla, Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf, dan Plt. Dirjen Pendidikan Islam Abu Rokhmad.

Menag Yaqut juga mengapresiasi Pemerintah Mesir dan Al-Azhar Al-Syarif yang telah memberikan fasilitasi studi bagi mahasiswa Indonesia di Universitas Al Azhar. "Universitas Al Azhar merupakan salah satu universitas terbaik yang dipilih oleh mahasiswa Indonesia untuk belajar. Saat ini, lebih dari 93% dari total 16.000 warga Indonesia di Mesir adalah mahasiswa," terangnya.

Gus Men, sapaan akrab Menag Yaqut, menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Mesir dan Al-Azhar Al-Syarif atas fasilitasi tersebut. "Saya mengucapkan terima kasih kepada pemerintah Mesir dan Al-Azhar Al-Syarif yang telah memberikan fasilitasi studi bagi mereka," sambungnya. Ia berharap kerja sama ini akan terus berkembang, terutama dengan dirampungkannya Nota Kesepahaman (MoU) tentang Pendidikan, Penelitian, dan Penguatan Moderasi Beragama.

Lebih lanjut, Gus Men menuturkan bahwa kerja sama ini akan mempererat ikatan persahabatan antara kedua negara. "Kerja sama ini tentunya akan memberikan kesempatan bagi kedua negara untuk mempererat ikatan persahabatan dan kerja sama," katanya. Ia juga menekankan pentingnya hubungan historis antara Indonesia dan Mesir, yang telah terjalin sejak tahun 1947.

Gus Men menjelaskan bahwa Mesir merupakan salah satu negara pertama yang mengakui Indonesia sebagai negara yang berdaulat. "Kini, kita tengah menjalani hubungan yang kuat di berbagai bidang, termasuk bekerja untuk stabilitas, keamanan, dan perdamaian internasional," ujarnya. Menag Yaqut juga menyampaikan keprihatinannya atas kekejaman yang masih terjadi di Gaza dan Tepi Barat.

Dalam kesempatan tersebut, Menag Yaqut menegaskan komitmen Indonesia dalam mendukung Palestina. "Indonesia telah mengirimkan lebih dari 4.400 ton bantuan kemanusiaan ke Gaza dengan bantuan Mesir. Dalam hal ini, saya ingin mengucapkan terima kasih kepada Mesir atas bantuannya dalam mendistribusikan bantuan untuk Gaza," ucapnya. Gus Men menegaskan bahwa gencatan senjata secara segera dan permanen di Palestina adalah sebuah keharusan, dan Indonesia akan selalu memberikan dukungan penuh bagi negara Palestina.

@rizalkoswara

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.