Menag Nasaruddin Umar Siapkan Penyelenggaraan Haji 2025 dengan Fokus Kualitas dan Efisiensi

Desi Rossilawati
Minggu, 12 Januari 2025 | 15:17 WIB
Bagikan
Menag Nasaruddin Umar Siapkan Penyelenggaraan Haji 2025 dengan Fokus Kualitas dan Efisiensi
VISI.NEWS | JAKARTA - Menteri Agama (Menag) RI Nasaruddin Umar melakukan kunjungan kerja ke Arab Saudi untuk mempersiapkan penyelenggaraan ibadah haji 2025. Langkah ini merupakan bagian dari misi pemerintahan Presiden Prabowo Subianto yang menargetkan peningkatan kualitas penyelenggaraan haji, sekaligus menjaga biaya tetap terjangkau. “Harapan Presiden RI, Pak Prabowo Subianto, ke depan haji selain murah juga harus lebih baik. Ini tantangan bagi kami semua,” ungkap Nasaruddin, Minggu (12/1/2025). Dalam kunjungan ini, Menag akan menghadiri beberapa agenda penting, termasuk pertemuan dengan Menteri Urusan Haji Arab Saudi Tawfiq F. Al-Rabiah untuk finalisasi kerja sama terkait haji. Menag juga dijadwalkan mengunjungi pameran layanan haji untuk memilih mitra penyedia layanan terbaik bagi jemaah Indonesia. “Kita akan melaksanakan beberapa kegiatan selama di Saudi. Ada penandatanganan kerja sama terkait penyelenggaraan Ibadah Haji 1446 H/2025 M dan (menghadiri) pameran," ucap Menag. "Di pameran kita akan menyaksikan para penyedia layanan. Kita bisa melihat, kira-kira siapa (penyedia layanan) yang paling tepat untuk dilakukan kerja sama dalam menyukseskan penyelenggaraan haji tahun ini,” lanjutnya. Untuk memastikan persiapan berjalan lancar dan transparan, Nasaruddin meminta pengawasan dari Kejaksaan Agung dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Ia juga meminta doa masyarakat agar pelaksanaan ibadah haji tahun ini aman dan sesuai harapan. “Doakan kami, supaya bisa bekerja dengan baik dan tenang, efektif, efisien yang menjadi harapan kita semua. Mudah-mudahan harapan kita bersama, haji tahun ini bisa lebih baik, walaupun harganya sedikit agak turun, tapi kita ingin kualitas pelayanan dan pelaksanaannya insyaAllah akan lebih baik,” tuturnya. Pada tahun 2025, Indonesia mendapatkan kuota 221.000 jemaah haji, yang terdiri dari 201.063 jemaah reguler, 1.572 petugas haji daerah, 685 pembimbing KBIHU, dan 17.680 jemaah haji khusus. DPR dan Kemenag telah menyepakati rata-rata Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) sebesar Rp 55,4 juta per jemaah, atau 62% dari total Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) sebesar Rp 89,4 juta. Menag menutup pernyataannya dengan harapan agar haji tahun ini lebih efisien dan tetap berkualitas, walaupun biaya yang dibebankan kepada jemaah turun dibandingkan sebelumnya. @ffr

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.