Menag Gus Yaqut Resmikan Gedung Pendidikan Profesi Guru, Rumah Tahsin dan Tahfidz UIN SGD Bandung

ED
Selasa, 11 Januari 2022 | 15:33 WIB
Bagikan
Menag Gus Yaqut Resmikan Gedung Pendidikan Profesi Guru, Rumah Tahsin dan Tahfidz UIN SGD Bandung

Gus Yaqut mengajak agar seluruh ASN Kementerian Agama pada "UIN Bandung untuk menjadi role model (uswatun hasanah). Mengembangkan akhlakul karimah, pribadi yang unggul, berprestasi dan mengedepankan aspek manfaat yang sebsar-besarnya (khairun naas anfauhum li naas)," harapnya.

Ikut andil menciptakan suasana kehidupan kampus "yang menumbuhkan budaya damai, toleran dan menjunjung tinggi keterbukaan, menjadi langkah yang tak kalah pentingnya. Masjid menjadi pintu masuk terbaik," jelasnya.

Direktur Jenderal Pendidikan Islam (Dirjen Pendis) Kementerian Agama RI, Prof. Dr. H. Muhammad Ramdhani, S.TP, mengajak pegawai ASN untuk mengemban misi besar kampus Islam, sehingga keberadaan UIN Sunan Gunung Djati Bandung menjadi duta untuk menghargai keragaman dan perbedaan.

Dalam konteks keislaman dan keindonesiaan, keluarga besar Kementerian Agama RI telah menetapkan dalam Rencana Strategis Kementerian Agama sebagai bagian dari implementasi RPJMN (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional) Tahun 2020-2024, bahwa Moderasi Beragama merupakan komitmen untuk terus kita kawal bersama.

Moderasi beragama adalah cara pandang, sikap, dan praktik beragama dalam kehidupan bersama dengan cara mengejawantahkan esensi ajaran agama, yang senantiasa melindungi martabat kemanusiaan dan membangun kemaslahatan umum, berlandaskan prinsip adil, berimbang, dan menaati konstitusi sebagai kesepakatan berbangsa.

"Saya yakin dengan adanya Pendidikan Profesi Guru, Rumah Tahsin dan Tahfidz dapat mengembangkan moderasi beragama di UIN Sunan Gunung Djati Bandung setelah selesai aspek domestik. Selama ini, yang kita kembangkan tidak ada sekat-sekat antara senior-junior. Semuanya bisa duduk dan belajar bersama tentang publikasi ilmiah, peningkatan jurnal melalui kelas menulis Fakultas Ushuluddin, bahkan untuk percepatan guru besar kita banyak belajar dari dosen muda, termasuk ketika kampus lain seperti UIN Mataram, Palembang ingin belajar sama-sama belajar meningkatkan publikasi kita kirimkan dosen muda yang produktif menulis untuk berbagai pengalaman dalam bidang menulis, publikasi pada jurnal," tegasnya.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.