Pusat Kebudayaan Tionghoa Bandung Dibidik Jadi Magnet Wisata 26 Aug 2026 Logistik Mengalir, Massa Bersiap Kepung Senayan 27 Agustus 26 Aug 2026 Hudson Serukan Keberanian, Thailand Bertekad Balikkan Keunggulan Vietnam 26 Aug 2026 Green GSM Luncurkan Taksi Listrik Premium 7 Penumpang di Filipina 26 Aug 2026 Pemkot Bandung Siapkan Rp56 Miliar untuk Bus Rapid Transit 26 Aug 2026 Pasar Baru dan Pecinan Lama Dibidik Jadi Destinasi Kuliner Dunia 26 Aug 2026 Cibaduyut Kini Punya Ruang Kreatif Bikin Sandal Sendiri 26 Aug 2026 Bandung Cerah, Suhu hingga 31 Derajat pada Rabu 26 Agustus 2026 26 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Sumedang Hari Ini, Rabu 26 Agustus 2026 26 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Cimahi Hari Ini, Rabu 26 Agustus 2026 26 Aug 2026 Pusat Kebudayaan Tionghoa Bandung Dibidik Jadi Magnet Wisata 26 Aug 2026 Logistik Mengalir, Massa Bersiap Kepung Senayan 27 Agustus 26 Aug 2026 Hudson Serukan Keberanian, Thailand Bertekad Balikkan Keunggulan Vietnam 26 Aug 2026 Green GSM Luncurkan Taksi Listrik Premium 7 Penumpang di Filipina 26 Aug 2026 Pemkot Bandung Siapkan Rp56 Miliar untuk Bus Rapid Transit 26 Aug 2026 Pasar Baru dan Pecinan Lama Dibidik Jadi Destinasi Kuliner Dunia 26 Aug 2026 Cibaduyut Kini Punya Ruang Kreatif Bikin Sandal Sendiri 26 Aug 2026 Bandung Cerah, Suhu hingga 31 Derajat pada Rabu 26 Agustus 2026 26 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Sumedang Hari Ini, Rabu 26 Agustus 2026 26 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Cimahi Hari Ini, Rabu 26 Agustus 2026 26 Aug 2026

Menag Dukung DTSEN untuk Pastikan Penyaluran Zakat dan Dana Sosial Lebih Efektif

Desi Rossilawati
Jumat, 28 Februari 2025 | 15:30 WIB
Bagikan
Menag Dukung DTSEN untuk Pastikan Penyaluran Zakat dan Dana Sosial Lebih Efektif
VISI.NEWS | JAKARTA - Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar menegaskan bahwa Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) akan sangat membantu dalam memastikan distribusi zakat dan dana sosial keagamaan lebih tepat sasaran. Hal ini disampaikannya usai menghadiri konferensi pers hasil Rapat Tingkat Menteri di Kementerian Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK), Jakarta Pusat. Menurut Menag, Kementerian Agama sangat membutuhkan data yang akurat dari Badan Pusat Statistik (BPS) untuk mengidentifikasi masyarakat miskin ekstrem di Indonesia. Saat ini, terdapat sekitar 3,1 juta warga yang masuk dalam kategori sangat miskin. Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Muhaimin Iskandar, sebelumnya menjelaskan bahwa DTSEN bertujuan untuk memastikan data masyarakat miskin ekstrem lebih akurat, sehingga bantuan dapat diberikan secara lebih efektif. Pemerintah menargetkan kemiskinan ekstrem dapat diberantas sepenuhnya pada tahun 2026. Menag juga menyoroti peran Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) dalam penyaluran bantuan. Ia mengungkapkan bahwa pada tahun 2023, Baznas berhasil mengumpulkan dana zakat sekitar Rp32 triliun, di mana setengahnya dapat digunakan untuk membantu kelompok miskin ekstrem. Namun, ia menekankan pentingnya keselarasan data agar bantuan dapat benar-benar sampai kepada yang membutuhkan. “Kita harus tahu mana alamat by name, by address yang paling miskin itu, jangan sampai nanti lain yang kita berikan, lain yang sangat membutuhkan,” tegasnya. Selain itu, Menag menyambut baik pemanfaatan DTSEN oleh berbagai lembaga filantropi berbasis keagamaan, agar penyaluran bantuan lebih terukur dan efektif. Ia berharap adanya koordinasi lebih lanjut antara pemerintah dan lembaga keagamaan untuk mempercepat pengentasan kemiskinan. “Jadi bahasa agama berkolaborasi dengan bahasa negara untuk mengentaskan kemiskinan, dahsyat itu. Ini kami akan gagas terus,” tutupnya. @ffr

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.