Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026 Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026

Melihat Kemeriahan Karnaval di Milangkala ke-43 Desa Kutajaya Sukabumi

Desi Rossilawati
Minggu, 24 Agustus 2025 | 12:30 WIB
Bagikan
Melihat Kemeriahan Karnaval di Milangkala ke-43 Desa Kutajaya Sukabumi
VISI.NEWS | SUKABUMI - Masyarakat Desa Kutajaya, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, memeriahkan milangkala ke-43 desa yang dirangkaikan dengan HUT ke-80 RI pada Minggu (24/8/2025). Puncak perayaan ditandai dengan karnaval budaya yang melibatkan warga dari 13 Rukun Tetangga (RT) dari total 47 RT di desa tersebut. Setiap kelompok peserta menghadirkan berbagai kreasi dan konsep yang mencerminkan potensi lokal masing-masing kampung. Beberapa di antaranya menampilkan replika naga dari buah dan sayuran sebagai simbol potensi pertanian, serta replika ikan untuk menggambarkan kekayaan sumber daya perikanan. Tidak hanya menonjolkan potensi, beberapa peserta juga membawa misi edukatif, seperti replika kendaraan pemadam kebakaran, yang menyampaikan pesan penting tentang kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi kebakaran. Rute karnaval dimulai dari Jalan Benteng hingga Sindang Resmi, dengan kantor Balai Desa Kutajaya sebagai pusat kegiatan. Acara ini juga diramaikan dengan penampilan seni bela diri pencak silat 'Parebut Seeng' yang membuka rangkaian karnaval. Setiap penampilan peserta dinilai oleh dewan juri, dan akan dipilih juara 1, 2, 3, serta juara harapan, dengan hadiah menarik yang telah disiapkan oleh panitia. Kepala Desa Kutajaya, Udin Suherman, menjelaskan bahwa Desa Kutajaya merupakan pemekaran dari Desa Pasawahan sejak 1 Juni 1982. Menurutnya, milangkala kali ini digelar dengan semangat kebersamaan dan gotong royong. "Untuk milangkala ini kami mengangkat motto Gotongroyong dan kita melihat bahwa masyarakat begitu antusias dengan kegiatan ini," ujar Udin. Menurut Udin karena antusias masyarakat yang tinggi terhadap kegiatan ini, maka kedepannya akan menjadi agenda rutin. "Kedepannya siapa pun yang memimpin Desa Kutajaya, milangkala desa harus tetap berjalan," pungkasnya. @andri

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.