Media Asing Soroti Mundurnya Kepala BGN Nanik Deyang
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik Sudaryanti Deyang./visi.news/ist.
Dalam laporannya disebutkan, anggaran Program MBG tahun 2026 telah dipangkas dari Rp268 triliun menjadi Rp229 triliun, lebih rendah dibandingkan alokasi awal sebesar Rp335 triliun. Sebelum penyesuaian anggaran dilakukan, program itu disebut telah menjangkau sekitar 62,5 juta penerima manfaat dari target awal 83 juta anak dan ibu hamil.
Adapun South China Morning Post (SCMP) melalui artikel "Head of Indonesia’s troubled free meals agency resigns, citing health and stress" lebih menyoroti alasan kesehatan yang disampaikan Nanik.
Dalam unggahannya yang dikutip SCMP, Nanik menyampaikan bahwa dirinya memutuskan mundur demi menjalani pengobatan penyakit jantung di luar negeri.
"Dengan seribu permohonan maaf saya harus mengundurkan diri sebagai Kepala Badan Gizi Nasional demi kesehatan saya. Karena Presiden merasa prihatin terhadap saya, beliau menyetujui keputusan tersebut," tulis Nanik.
Dalam unggahan lainnya, Nanik juga mengungkapkan bahwa dokter menyatakan pembuluh arterinya mengalami penyumbatan akibat tingkat stres yang sangat tinggi.
SCMP menilai Program Makan Bergizi Gratis merupakan salah satu janji kampanye terbesar sekaligus program dengan kebutuhan anggaran paling besar pada pemerintahan Presiden Prabowo. Menurut media tersebut, dinamika yang terjadi dalam pelaksanaan program turut memunculkan perhatian terhadap kondisi fiskal Indonesia.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!