Media AS: Amerika Serikat Dapat Peringatan Dini Mengenai Serangan Israel Terhadap Iran
Kantor berita IRNA yang dikelola pemerintah melaporkan bahwa Iran menembakkan baterai pertahanan udara pada Jumat pagi di beberapa provinsi setelah laporan ledakan di dekat kota Isfahan.
Beberapa drone “telah berhasil ditembak jatuh oleh pertahanan udara negara tersebut, tidak ada laporan mengenai serangan rudal untuk saat ini,” kata juru bicara badan antariksa Iran Hossein Dalirian pada X.
Kantor berita Fars mengatakan “tiga ledakan” terdengar di dekat pangkalan udara tentara Shekari dekat Isfahan.
Media lokal Iran juga melaporkan bahwa fasilitas nuklir di Isfahan “sepenuhnya aman” setelah ledakan terdengar di dekat daerah tersebut.
“Fasilitas nuklir di provinsi Isfahan sepenuhnya aman,” lapor kantor berita Tasnim, mengutip “sumber yang dapat dipercaya.”
Israel mengatakan pihaknya akan membalas serangan Iran pada akhir pekan, yang melibatkan ratusan drone dan rudal sebagai pembalasan atas dugaan serangan Israel terhadap kompleks kedutaan besarnya di Suriah. Sebagian besar drone dan rudal Iran ditembak jatuh sebelum mencapai wilayah Israel.
Beberapa situs nuklir Iran berlokasi di provinsi Isfahan, termasuk Natanz, pusat program pengayaan uranium Iran. Isfahan, sekitar 350 kilometer (215 mil) selatan ibu kota Iran, Teheran, juga merupakan rumah bagi pangkalan udara utama bagi militer Iran.
Sementara itu di Irak, tempat sejumlah milisi dukungan Iran bermarkas, warga di Bagdad melaporkan mendengar suara ledakan, namun sumber suara tersebut belum jelas.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!