Argentina Tantang Inggris di Semifinal Piala Dunia 2026 12 Jul 2026 Survei: Pendapatan Tak Menentu Jadi Hambatan Utama Menabung Haji 12 Jul 2026 Kemnaker Gandeng bank bjb Tingkatkan Kompetensi SDM 12 Jul 2026 PGE Cetak Nilai Tambah Rp5,15 Miliar lewat Transformasi Digital 12 Jul 2026 OCBC Perkuat Layanan Wealth Management Wealth Management OCBC Fokus pada Solusi Menyeluruh 12 Jul 2026 Pembiayaan Digital Kian Diminati, SPayLater Dorong Akses Keuangan yang Aman dan Inklusif 12 Jul 2026 Legenda Timnas Argentina Antonio Rattin Meninggal Dunia 12 Jul 2026 Jans Park Tawarkan 34 Wahana dengan Tiket Mulai Rp80 Ribu 12 Jul 2026 Sebanyak 28 Kampus Dilibatkan Percepat Sertipikasi Tanah Wakaf Sulsel 12 Jul 2026 Festival Pekan Kunang-Kunang Kebudayaan Edukasi Masyarakat Peduli Lingkungan 12 Jul 2026 Argentina Tantang Inggris di Semifinal Piala Dunia 2026 12 Jul 2026 Survei: Pendapatan Tak Menentu Jadi Hambatan Utama Menabung Haji 12 Jul 2026 Kemnaker Gandeng bank bjb Tingkatkan Kompetensi SDM 12 Jul 2026 PGE Cetak Nilai Tambah Rp5,15 Miliar lewat Transformasi Digital 12 Jul 2026 OCBC Perkuat Layanan Wealth Management Wealth Management OCBC Fokus pada Solusi Menyeluruh 12 Jul 2026 Pembiayaan Digital Kian Diminati, SPayLater Dorong Akses Keuangan yang Aman dan Inklusif 12 Jul 2026 Legenda Timnas Argentina Antonio Rattin Meninggal Dunia 12 Jul 2026 Jans Park Tawarkan 34 Wahana dengan Tiket Mulai Rp80 Ribu 12 Jul 2026 Sebanyak 28 Kampus Dilibatkan Percepat Sertipikasi Tanah Wakaf Sulsel 12 Jul 2026 Festival Pekan Kunang-Kunang Kebudayaan Edukasi Masyarakat Peduli Lingkungan 12 Jul 2026

May Day Bandung Membara: Aksi Damai Berujung Anarki

ED
Sabtu, 2 Mei 2026 | 02:43 WIB
Bagikan
May Day Bandung Membara: Aksi Damai Berujung Anarki

Aksi buruh May Day di Bandung diwarnai kerusuhan pada Jumat (1/5/2026) malam. /visi.news/ist

VISI.NEWS | BANDUNG – Aksi unjuk rasa memperingati Hari Buruh Internasional atau May Day di Kota Bandung berubah drastis dari damai menjadi ricuh pada Jumat (1/5/2026) malam. Kericuhan pecah di kawasan Simpang Tamansari Dago dan Jalan Cikapayang, ditandai dengan aksi perusakan fasilitas umum hingga pembakaran yang memicu kepanikan warga.

Dari Aspirasi ke Amarah

Sejak Jumat sore, gelombang massa yang didominasi mahasiswa dari berbagai universitas memadati depan Gedung DPRD Jawa Barat. Mereka menyuarakan tujuh tuntutan utama kepada pemerintah, salah satunya mendesak pengesahan Undang-Undang Ketenagakerjaan baru yang menjamin keamanan kerja dan jaminan sosial bagi buruh.

Aksi berlangsung tertib dan kondusif hingga menjelang petang. Orasi bergantian disampaikan, spanduk tuntutan dibentangkan, dan aparat keamanan berjaga tanpa gesekan berarti.

“Kami hanya ingin negara hadir melindungi buruh. Jaminan kerja dan sosial itu hak, bukan sekadar janji,” ujar salah satu peserta aksi dalam orasinya.

Namun situasi mulai berubah saat malam tiba.

Massa Beratribut Hitam Picu Kericuhan

Memasuki malam hari, sekelompok massa berpakaian serba hitam muncul di lokasi. Mereka diduga menjadi pemicu eskalasi aksi. Massa mulai melakukan tindakan provokatif, termasuk memblokade arus lalu lintas di Jalan Cikapayang.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.