Penerbangan Bandung-Lampung Wings Air Perdana Mengudara dari Husein 7 Aug 2026 79 Pemda Kesulitan Bayar Gaji Pegawai, Purbaya Turun Tangan 7 Aug 2026 Kemenkes Jelaskan Penyebab Yurizal Menunggu Delapan Jam di IGD RSCM 7 Aug 2026 Kemnaker Perbarui Regulasi PKWT Hadapi Dinamika Dunia Kerja 7 Aug 2026 Dekan FPIPS UPI Soroti Krisis Kepercayaan Publik terhadap Penegakan Hukum 7 Aug 2026 Besaran Bantuan PIP 2026 dan Cara Cek Penerima 7 Aug 2026 Head to Head Indonesia vs Singapura Jelang Penentuan Piala AFF 2026 7 Aug 2026 Pendaftar Magang Nasional 2026 Capai 732 Ribu, Kuota Hanya 50 Ribu 7 Aug 2026 Temuan 995 Senjata, Yayasan Sekolah Tegaskan Tak Ada Ekskul Menembak 7 Aug 2026 Dua Pejabat Senior Mossad Dipecat Usai Gagal Gulingkan Iran 7 Aug 2026 Penerbangan Bandung-Lampung Wings Air Perdana Mengudara dari Husein 7 Aug 2026 79 Pemda Kesulitan Bayar Gaji Pegawai, Purbaya Turun Tangan 7 Aug 2026 Kemenkes Jelaskan Penyebab Yurizal Menunggu Delapan Jam di IGD RSCM 7 Aug 2026 Kemnaker Perbarui Regulasi PKWT Hadapi Dinamika Dunia Kerja 7 Aug 2026 Dekan FPIPS UPI Soroti Krisis Kepercayaan Publik terhadap Penegakan Hukum 7 Aug 2026 Besaran Bantuan PIP 2026 dan Cara Cek Penerima 7 Aug 2026 Head to Head Indonesia vs Singapura Jelang Penentuan Piala AFF 2026 7 Aug 2026 Pendaftar Magang Nasional 2026 Capai 732 Ribu, Kuota Hanya 50 Ribu 7 Aug 2026 Temuan 995 Senjata, Yayasan Sekolah Tegaskan Tak Ada Ekskul Menembak 7 Aug 2026 Dua Pejabat Senior Mossad Dipecat Usai Gagal Gulingkan Iran 7 Aug 2026

Mau Pulang Ke Rumah Usai Bekerja, Pemuda di Sapan Jadi Korban Begal, Urat Tangan Terputus

ED
Kamis, 3 Oktober 2024 | 13:06 WIB
Bagikan
Mau Pulang Ke Rumah Usai Bekerja, Pemuda di Sapan Jadi Korban Begal, Urat Tangan Terputus

VISI.NEWS | CIPARAY - Seorang pemuda menjadi korban begal di daerah Sapan - Koyod Kecamatan Ciparay Kabupaten Bandung, pada Selasa (1/9/2024) malam.

Kejadian nahas yang menimpa warga Kabupaten Bandung itu, di unggah oleh adik kandung korban di media sosial Instagram.

Saat dikonfirmasi VISI.NEWS, Kamis (3/9/2024). Sang adik menceritakan bahwa peristiwa yang menimpa kakaknya membuat pihak keluarga khawatir dan panik.

"Waktu malam kemarin itu Aa (kaka) pulang kerja setengah 12 malam, tiba tiba dipepet 2 motor yang isinya 6 orang, gak ada aba-aba apapun tiba-tiba dibacok dari belakang," ucap dia, yang meminta identitasnya tidak dimunculkan.

Sementara saat itu korban, kata dia sempat melakukan perlawanan. Namun karena para pelaku begal tersebut dibekali senjata tajam yang beresiko menghilangkan nyawa, korban tak ada pilihan lain selain bagaimana caranya untuk bisa menyelamatkan diri sendiri.

"Kalau kata Aa dari awal pulang emang gaada yang ngikutin, tapi pas tiba daerah koyod di turunan jembatan ada yang bacok, Aa refleks nahan pake tangan kanan terus ngelemparin motor ke begalnya, Aa lari sambil megang tangan udah parah keluar darah terus sampe baju celana udah penuh darah," ujarnya.

"Aa ini sempat tidak sadar dulu, kemudian pas udah sadar alhamdulillah masih inget ambil hp buat nelponin keluarga, ucapnya," katanya.

Saat pihak keluarga datang menghampiri disekitar lokasi kejadian, korban segera dibawa ke rumah sakit untuk perawatan medis.

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.