Masuk Musim Tanam, Distribusi Pupuk Subsidi Dipastikan Tepat Sasaran

Desi Rossilawati
Sabtu, 29 November 2025 | 15:30 WIB
Bagikan
Masuk Musim Tanam, Distribusi Pupuk Subsidi Dipastikan Tepat Sasaran
VISI.NEWS | GRESIK - Pupuk Indonesia Grup menyatakan kesiapannya untuk memenuhi kebutuhan pupuk bersubsidi menjelang musim tanam akhir tahun 2025. Langkah ini dilakukan sebagai bentuk dukungan terhadap kebijakan Harga Eceran Tertinggi (HET) terbaru sekaligus untuk memperkuat ketahanan pangan nasional dan meningkatkan daya beli petani. Pupuk Indonesia menyiapkan total stok pupuk bersubsidi sebesar 1.055.068 ton yang dapat dimanfaatkan oleh petani terdaftar di seluruh Indonesia. Dari jumlah tersebut, sebanyak 167.646 ton dialokasikan untuk wilayah Jawa Timur yang terdiri atas pupuk urea, NPK, NPK kakao, pupuk organik, dan ZA. Direktur Utama Pupuk Indonesia, Rahmad Pribadi, mengatakan bahwa memasuki musim tanam, perusahaan mendorong percepatan distribusi pupuk hingga ke daerah-daerah terpencil melalui jalur darat dan laut. Hal itu disampaikannya dalam kegiatan pelepasan pengiriman pasokan pupuk subsidi di kawasan industri Petrokimia Gresik, Jawa Timur. Pada kesempatan tersebut, secara simbolis dilakukan pengiriman 145 ton pupuk subsidi yang terdiri atas pupuk urea, NPK, ZA, dan organik ke sejumlah gudang di wilayah Bojonegoro, Tuban, dan Ngawi. Seluruh pupuk subsidi tersebut dapat ditebus oleh petani terdaftar dengan HET terbaru. Rahmad menjelaskan bahwa penurunan HET pupuk subsidi sebesar 20 persen diharapkan dapat meningkatkan keterjangkauan harga pupuk bagi petani. Dengan harga yang lebih terjangkau, akses petani terhadap pupuk diharapkan semakin mudah dan mendukung produktivitas pertanian. Ia juga memastikan bahwa penyesuaian HET terbaru telah diterapkan di seluruh kios pupuk sejak Rabu (22/10/2025). Perubahan tersebut telah terintegrasi dalam sistem Integrasi Pupuk Bersubsidi (i-Pubers) dan dapat dipantau secara real-time melalui command center. Sebagai badan usaha milik negara yang bertugas memproduksi dan menyalurkan pupuk bersubsidi, Pupuk Indonesia menegaskan komitmennya untuk menjaga ketahanan pangan nasional dengan menerapkan prinsip distribusi tepat jenis, tepat jumlah, tepat waktu, tepat tempat, tepat mutu, tepat harga, dan tepat sasaran. Selain itu, Pupuk Indonesia bersama anak perusahaannya akan terus melakukan sosialisasi dan edukasi kepada petani melalui berbagai kegiatan, termasuk forum dialog dan pendampingan berbasis teknologi digital. Direktur Utama Petrokimia Gresik, Daconi Khotob, menyatakan pihaknya terus menjaga keandalan pabrik dalam memproduksi pupuk bersubsidi demi mendukung peningkatan produktivitas tanaman. Ia menegaskan bahwa ketersediaan pupuk menjadi faktor penting dalam mewujudkan swasembada pangan nasional. Untuk wilayah Kabupaten Gresik, Pupuk Indonesia menyiapkan stok pupuk bersubsidi sebesar 32.019 ton yang terdiri dari urea, NPK, pupuk organik, dan ZA. Seluruh petani terdaftar di wilayah tersebut dapat menebus pupuk sesuai HET terbaru di kios resmi. Hingga Selasa (28/10/2025), Pupuk Indonesia tercatat telah menyalurkan sebanyak 1.516.741 ton pupuk bersubsidi ke seluruh wilayah Jawa Timur atau setara 73,9 persen dari total alokasi tahun 2025. Sementara di Kabupaten Gresik, penyaluran telah mencapai 24.144 ton dari total alokasi 42.960 ton. @ffr

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.