Jadwal Final Piala Presiden 2026: Persib vs Persebaya di Bali 5 Aug 2026 Dua Skenario Gagalkan Malaysia ke Semifinal Piala AFF 2026 5 Aug 2026 Bank Dunia Tunjuk Sri Mulyani Pimpin Penggalangan Dana 5 Aug 2026 Mediasi Qatar Picu Harapan Redanya Ketegangan AS-Iran 5 Aug 2026 Febrie Adriansyah Ajukan Dua Gugatan Praperadilan atas Status Tersangka 5 Aug 2026 Rakornas Dukcapil Perkuat Sinergi Layanan Administrasi Kependudukan Nasional 5 Aug 2026 Resmi Dibuka! Link 'War Tiket' Upacara HUT ke-81 RI di Istana 5 Aug 2026 PIHPS: Cabai Rawit Merah Rp45.150, Telur Ayam Rp24.000 per Kg 5 Aug 2026 Harga Emas Antam Turun Rp4.000, Kini Rp2.599.000 per Gram 5 Aug 2026 Disporaparbud Jember Koordinasi dengan BPCB Jatim Amankan Situs Gumuk Lesung dari Kerusakan 5 Aug 2026 Jadwal Final Piala Presiden 2026: Persib vs Persebaya di Bali 5 Aug 2026 Dua Skenario Gagalkan Malaysia ke Semifinal Piala AFF 2026 5 Aug 2026 Bank Dunia Tunjuk Sri Mulyani Pimpin Penggalangan Dana 5 Aug 2026 Mediasi Qatar Picu Harapan Redanya Ketegangan AS-Iran 5 Aug 2026 Febrie Adriansyah Ajukan Dua Gugatan Praperadilan atas Status Tersangka 5 Aug 2026 Rakornas Dukcapil Perkuat Sinergi Layanan Administrasi Kependudukan Nasional 5 Aug 2026 Resmi Dibuka! Link 'War Tiket' Upacara HUT ke-81 RI di Istana 5 Aug 2026 PIHPS: Cabai Rawit Merah Rp45.150, Telur Ayam Rp24.000 per Kg 5 Aug 2026 Harga Emas Antam Turun Rp4.000, Kini Rp2.599.000 per Gram 5 Aug 2026 Disporaparbud Jember Koordinasi dengan BPCB Jatim Amankan Situs Gumuk Lesung dari Kerusakan 5 Aug 2026

Masjid Raya Bandung Dikembangkan Jadi Pusat Budaya Religi

ED
Senin, 24 November 2025 | 13:02 WIB
Bagikan
Masjid Raya Bandung Dikembangkan Jadi Pusat Budaya Religi

VISI.NEWS | BANDUNG - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung tengah mematangkan arah pengembangan Masjid Raya Bandung sebagai ruang ibadah yang kembali hidup dengan berbagai kegiatan seni budaya berbasis religi. Langkah ini menjadi fokus utama sebelum berbicara mengenai pengembangan fisik kawasan masjid.

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menegaskan bahwa penguatan aktivitas dan nilai yang dihadirkan masjid harus menjadi prioritas utama. “Hal yang paling penting dari masjid itu adalah isinya dulu. Ruang fisiknya sudah sangat luas, 12.000 orang. Nah, bagaimana caranya energi 12.000 ini bisa terasa sampai 120.000? Jadi kita mesti banyak membuat kegiatan-kegiatan budaya berbasis religi,” ujar Farhan usai menghadiri kegiatan Karsa Asih Hari Lahir R.A.A.H.M. Wiranatakusumah V di Masjid Raya Bandung, Minggu (23/11/2025).

Farhan menjelaskan, Masjid Raya Bandung akan diarahkan menjadi corong nilai-nilai kebaikan dan ruang penyiaran pesan moral bagi warga Bandung. Hal ini juga sejalan dengan filosofi dua menara masjid yang selama ini menjadi simbol penyebaran syiar kebaikan.

Salah satu kegiatan budaya religi yang ingin kembali dihidupkan adalah festival bedug. Farhan menilai tradisi tersebut mulai jarang digelar di Kota Bandung dan perlu dikembalikan sebagai bagian dari identitas budaya masyarakat. Ia juga berencana menggandeng Gubernur Banten untuk memperkaya konsep festival tersebut. “Salah satu bedug paling bagus di Indonesia ada di Banten, jadi kami akan berdiskusi untuk meningkatkan kualitas festival bedug di sini,” jelasnya.

Menurut Farhan, pendekatan kebudayaan akan menjadi “jiwa” bagi Masjid Raya Bandung sehingga kehadirannya tidak hanya dirasakan secara fisik, tetapi juga secara spiritual dan emosional. “Percuma kita bicara fisik apabila jiwanya tidak ada. Kita isi dulu jiwanya,” tegasnya.

Sambil menyiapkan program-program baru, Pemkot Bandung juga akan mengoptimalkan konsep yang sudah berjalan, terutama dalam menjaga kebersihan dan ketertiban kawasan masjid dan sekitarnya. “Kita lihat konsep yang sudah ada lalu kita optimalkan, terutama masalah kebersihan dan ketertiban,” ujarnya.

Farhan juga menyoroti pengerjaan kawasan Alun-Alun Bandung yang terhubung langsung dengan area masjid. Ia berharap penyelesaiannya dapat selesai tepat waktu. “Mudah-mudahan selesai. Mudah-mudahan kita bisa merayakan tahun baru di sana,” katanya.

Kegiatan Karsa Asih Hari Lahir R.A.A.H.M. Wiranatakusumah V sendiri dihadiri sejumlah tokoh, termasuk keluarga besar Wiranatakusumah serta Gubernur Banten Andra Soni. Kehadiran para tokoh ini sekaligus menandai pentingnya Masjid Raya Bandung sebagai pusat pertemuan budaya dan religi.

Dengan berbagai penguatan fungsi tersebut, Pemkot Bandung berharap Masjid Raya Bandung dapat menjadi pusat ibadah sekaligus ruang berkegiatan yang menggugah, membangun nilai, dan memberi energi positif bagi seluruh masyarakat.

@uli

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.