Mana yang Lebih Baik, Amal Saleh yang Terlihat atau Tidak Terlihat?

ED
Senin, 1 Mei 2023 | 04:44 WIB
Bagikan
Mana yang Lebih Baik, Amal Saleh yang Terlihat atau Tidak Terlihat?

Tetapi jika kalian menyembunyikannya dan memberikannya kepada orang faqir, maka itu lebih baik bagi kalian,’ (Surat Al-Baqarah ayat 271),” (Al-Ghazali, 2018 M/1439-1440 H: III/324).

Imam Al-Ghazali juga mengutip hadits keutamaan orang yang beramal saleh secara terbuka lalu ditiru oleh orang lain. Hadits tersebut menjanjikan pahala yang berlipat ganda bagi orang yang memberikan contoh dan keteladanan yang baik.

فقال النَّبِيُّ صلى الله عليه و سلم مَنْ سَنَّ سُنَّةً حَسَنَةً فَعَمِلَ بِهَا كَانَ لَهُ أَجْرُهَا وَأَجْرُ مَنِ اتَّبَعَهُ

Artinya, “Rasulullah saw bersabda, ‘Siapa saja yang mengawali kebiasaan baik, lalu kebiasaan itu diamalkan (oleh orang lain), maka ia mendapat pahalanya dan pahala orang yang menirunya,’” (HR Muslim).

Imam Al-Ghazali mengakui bahwa ibadah secara terbuka atau menceritakan amal ibadahnya memang memiliki fungsi dakwah untuk mengajak orang lain meneladani atau mencontoh kebaikan kita. Tetapi ibadah secara terbuka atau menceritakan amal ibadahnya mengandung potensi bahaya yang cukup berisiko, yaitu bahaya riya.

Oleh karena itu, Imam Al-Ghazali mengingatkan kita di awal untuk meneguhkan niat. Misal, ketika kita bersedekah di muka umum, maka kita harus memantapkan niat bahwa sedekah itu kita maksudkan untuk membantu orang lain sekaligus memotivasi mereka yang menyaksikan atau mengetahuinya. Wallahu a’lam.@mpa/nu.or.id

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.