Mahasiswa "Geruduk" Mapolrestabes Surabaya, Ada Apa?
ED
Editor
Fendy Sy Citrawarga
Jumat, 3 Desember 2021 | 05:09 WIB
VISI.NEWS | SURABAYA - Sejumlah mahasiswa Surabaya geruduk markas Polrestabes Surabaya, Kamis (2/12) siang.
Mereka membawa mobil komando dan berorasi di depan markas yang dijaga personel Samapta Polrestabes Surabaya.
Para pengunjuk rasa meminta kepolisian menegakkan hak asasi manusia (HAM) dan menindak pelanggar HAM.
Para mahasiswa yang berasal dari sejumlah universitas itu melihat masih banyak pelanggaran HAM di Indonesia. Bahkan, hingga saat ini belum terungkap pelakunya.
Mereka juga menyuarakan pentingnya polisi ikut mengedukasi masyarakat akan pentingnya HAM. Bahkan mulai hal terkecil seperti pelanggaran lalu lintas.
“Jangan hanya main tilang. Pelanggar ini juga melanggar hak pengendara lain di jalan. Edukasi agar mereka tahu,” ujar salah seorang orator.
Demonstrasi di depan Mapolrestabes Surabaya itu merupakan latihan kelompok mahasiswa untuk lomba orasi tingkat nasional di Mabes Polri dalam rangka peringatan Hari HAM Sedunia.
Polrestabes Surabaya mengajak perwakilan mahasiswa dari setiap kampus untuk mengikuti lomba tersebut.
“Nantinya mereka akan dikirim ke Polda Jatim dan ikut lomba di Mabes Polri,” kata Kasi Humas Polrestabes Surabaya Kompol M Fakih.
Fakih mengungkapkan, latihan ini di-setting sesuai dengan keadaan nyata di lapangan. Anggota Samapta Polrestabes Surabaya juga dilibatkan dalam kegiatan ini. Mahasiswa juga menyuarakan kritik terhadap kepolisian dan pemerintah. Namun, kritik yang disampaikan anak-anak muda itu adalah kritik yang membangun.
“Pemerintah dan kepolisian tidak alergi dikritik. Kami menghormati hak menyampaikan pendapat,” terangnya. @redho
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!