Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026 Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026

Mahasiswa Diklat Mapala Uhamka Tewas Terjatuh di Gunung Joglo

Desi Rossilawati
Senin, 3 Februari 2025 | 16:00 WIB
Bagikan
Mahasiswa Diklat Mapala Uhamka Tewas Terjatuh di Gunung Joglo
VISI.NEWS | BOGOR - Seorang peserta pendidikan dasar (diksar) organisasi mahasiswa pencinta alam (Mapala) Universitas Muhammadiyah Prof Dr Hamka (Uhamka) berinisial MR (21) ditemukan tewas di kawasan Gunung Joglo, Cisarua, Bogor, Jawa Barat. Kapolsek Cisarua, Kompol Eddy Santosa, menyatakan bahwa korban diduga tewas akibat terpeleset dan jatuh. Pihak kepolisian tidak menemukan indikasi adanya tindak pidana. "Kalau informasi terpeleset jatuh (penyebabnya), yang pasti tidak ada perbuatan pidana," kata Eddy, Senin (3/2/2025). Keluarga korban telah menerima peristiwa ini sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi untuk memastikan penyebab pasti kematian. "Nggak mau keluarganya. Kita kalau ingin tahu pastikan diautopsi. Keluarganya sudah menerima sebagai musibah saja," terangnya. Peristiwa tragis ini bermula saat tim SAR gabungan mendapat laporan hilangnya MR pada Jumat (31/1/2025) pukul 15.00 WIB. MR dilaporkan hilang sejak Rabu (29/1/2025) sekitar pukul 18.00 WIB saat mengikuti kegiatan diksar di puncak Gunung Joglo. "Kronologi kejadian tim Imapala Uhamka sedang melakukan diksar  yang berlokasi Puncak Gunung Joglo," kata Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor M Adam Hamdani, Sabtu (1/2/2025). Seorang senior Mapala yang bertugas sebagai sweeper tidak menemukan korban setelah melakukan pengecekan terakhir di titik perpisahan. Upaya pencarian pun dilakukan, namun MR baru ditemukan dalam kondisi meninggal dunia beberapa hari kemudian. @ffr

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.