IKAPJ Santuni 448 Anak Yatim dan Dhuafa dalam Peringatan Maulid Nabi di Polije 28 Aug 2026 Dari Tenaga Honorer, Muhamad Dahlan Kini Pimpin SDN Girimekar dengan Program Pendidikan Berkarakter 28 Aug 2026 Harga Tiket Mahal, The Jakmania Boikot Laga Persija vs Brisbane Roar 28 Aug 2026 Hasil FP1 MotoGP Aragon 2026, Marc Marquez Tercepat 28 Aug 2026 Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 Lengkap 28 Aug 2026 Toyota Camry Terbakar di Tol MBZ Arah Cikampek 28 Aug 2026 Destry Damayanti Resmi Jadi Gubernur Bank Indonesia 2026-2031 28 Aug 2026 Pesawat Tempur F-16 Lalu-lalang di Jakarta, Ini Penjelasan TNI AU 28 Aug 2026 3 Faktor Gaya Hidup yang Bisa Picu Penuaan Dini 28 Aug 2026 Ahli Ungkap Waktu Tidur yang Tepat untuk Jaga Energi 28 Aug 2026 IKAPJ Santuni 448 Anak Yatim dan Dhuafa dalam Peringatan Maulid Nabi di Polije 28 Aug 2026 Dari Tenaga Honorer, Muhamad Dahlan Kini Pimpin SDN Girimekar dengan Program Pendidikan Berkarakter 28 Aug 2026 Harga Tiket Mahal, The Jakmania Boikot Laga Persija vs Brisbane Roar 28 Aug 2026 Hasil FP1 MotoGP Aragon 2026, Marc Marquez Tercepat 28 Aug 2026 Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 Lengkap 28 Aug 2026 Toyota Camry Terbakar di Tol MBZ Arah Cikampek 28 Aug 2026 Destry Damayanti Resmi Jadi Gubernur Bank Indonesia 2026-2031 28 Aug 2026 Pesawat Tempur F-16 Lalu-lalang di Jakarta, Ini Penjelasan TNI AU 28 Aug 2026 3 Faktor Gaya Hidup yang Bisa Picu Penuaan Dini 28 Aug 2026 Ahli Ungkap Waktu Tidur yang Tepat untuk Jaga Energi 28 Aug 2026

MA Butuh Bantuan Dan Perhatian, Dudy : Seharusnya Anggaran BPMU Bisa Membantu MA Di Jabar

ED
Minggu, 2 Oktober 2022 | 13:40 WIB
Bagikan
MA Butuh Bantuan Dan Perhatian, Dudy : Seharusnya Anggaran BPMU Bisa Membantu MA Di Jabar

VISI.NEWS |BANDUNG - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Barat (Jabar) Dudy Pamuji mengaku menyayangkan anggaran Bantuan Pendidikan Menengah Universal (BPMU) dicoret.

Menurutnya, anggaran BPMU yang dicoret dari daftar APBD tahun 2022 itu sebesar Rp. 100 miliar, padahal anggaran tersebut diyakini akan sangat membantu untuk kelangsungan siswa Madrasah Aliyah (MA).

"Pada dasarnya memang saya ini anggota dewan yang baru saja di lantik, meski kurang begitu tahu soal anggaran di 2022 ini, namun dicoretnya anggaran siswa MA di BPMU TA 2022, sangat disayangkan," katanya.

Menurutnya, MA sangatlah perlu perhatian dan bantuan dari Pemprov Jabar, agar sebanyak 142,858 siswa MA di Jabar bisa mendapatkan perhatian dan bantuan, sehingga perlu menjadi bahan pertimbangan kedepan.

"Menurut informasi, dari 142.858 siswa MA itu, asumsi masing-masing siswa menerima Rp. 700 ribu, namun belakangan terdapat selisih sebanyak 93.376 siswa yang belum terdata, sehingga dicoret," sambungnya.

Masih menurut informasi, adanya selisih tersebut membuat Pemprov Jabar kekurangan anggaran sebesar Rp. 67 miliar, dan direncanakan akan kembali dianggarkan di APBD perubahan TA 2022.

"Belakangan diketahui tambahan anggaran untuk realisasi program BPMU di APBD Perubahan, realnya justru tidak ada, karena dialokasikan untuk kebutuhan belanja lainnya," ungkap Dudy.

Hal ini yang kemudian sangat disayangkan oleh Anggota Fraksi Golkar ini, pasalnya kondisi MA saat ini di Jabar, diyakini sangat membutuhkan perhatian dan bantuan Pemprov Jabar.

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.