Luncurkan Fintech Media Toolkit, Amartha dan CELIOS Dorong "Impact Investing"

ED
Minggu, 17 Maret 2024 | 18:11 WIB
Bagikan
Luncurkan Fintech Media Toolkit, Amartha dan CELIOS Dorong "Impact Investing"

Melihat peran besar Fintech ini, Amartha, prosperity platform yang berfokus pada penyediaan layanan keuangan inklusif untuk segmen ultra mikro di pedesaan, menjalin kolaborasi dengan Center of Economic and Law Studies (CELIOS) lembaga riset yang bergerak dalam lingkup analisis makro-ekonomi, kebijakan publik, ekonomi berkelanjutan, dan ekonomi digital meluncurkan Financial Technology (Fintech) Media Toolkit.

Dalam kegiatan Fintech Journalists: Menjelajahi Dampak Fintech Melalui Lensa Jurnalistik, pekan lalu, Aria Widyanto Chief Risk and Sustainability Officer Amartha menjelaskan tujuan dari peluncuran. “Amartha dan CELIOS meluncurkan Fintech Media Toolkit sebagai wujud advokasi perkuat pemahaman publik terhadap fintech sebagai penyedia layanan keuangan mikro berbasis teknologi yang mampu mensejahterakan masyarakat secara merata dan inklusif. Penyaluran kredit mikro Amartha sendiri tujuan utamanya adalah mendukung segmen akar rumput agar produktif sekaligus dorong pemerataan kesejahteraan di wilayah rural,” ungkap Aria.

Sustainability Report Amartha 2022 menunjukkan layanan keuangan bagi segmen akar rumput yang produktif akan mendukung pemerataan kesejahteraan dan mempercepat inklusivitas keuangan Indonesia. Lanskap fintech Indonesia sendiri memang menunjukkan perkembangan pesat dengan hadirnya beragam layanan. Tren peningkatan volume penyaluran pinjaman secara digital dari Januari 2020 - September 2023 tercatat Rp 21 triliun.

Fintech Media Toolkit merekomendasikan empat aspek sebagai pedoman penguatan pembiayaan UMKM, meliputi: (1) peningkatan peran dan pemanfaatan Fintech, (2) peningkatan resiliensi UMKM khususnya dalam masa krisis, (3) perlunya membantu UMKM dalam transisi hijau, dan (4) perlunya ketersediaan data granular UMKM untuk membantu UMKM mengakses pembiayaan.

Bhima Yudhistira, Direktur Eksekutif CELIOS menyatakan, “Fintech Media Toolkit ini merangkum berbagai konsep, inisiatif, strategi, dan kisah lapangan fintech di segmen akar rumput produktif, sebagai alat bantu tingkatkan public awareness. Penguatan industri fintech dapat diawali dengan penguatan fase credit scoring, sebagai upaya mitigasi risiko untuk menjaga kualitas penyaluran kredit mikro yang sehat. Sebagai contoh, Amartha mengoptimalkan penggunaan risk-profiling berbasis AI (kecerdasan buatan) agar lebih akurat untuk memitigasi risiko, serta menjaga kualitas pinjaman ke UMKM. Hal tersebut merupakan standar yang sangat baik di industri.” ungkap Bhima Yudhistira.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.