LTN NU Kabupaten Bandung Berkunjung ke BAZNAS, Jalin Kerjasama dan Sinergi
VISI.NEWS | SOREANG - Lembaga Ta'lif Wal Nasr (LTN) Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Bandung melakukan kunjungan ke Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bandung pada Jumat (5/1/2024). Kunjungan ini bertujuan untuk menjalin kerjasama dan sinergi antara kedua lembaga dalam bidang penyaluran zakat, infak, dan sedekah (ZIS) serta pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung, KH. Yusuf Ali Tantowi, menyambut baik kunjungan LTN NU Kabupaten Bandung yang dipimpin oleh Bambang Melga Suprayogi. Dalam perbincangan santai, Yusuf Ali Tantowi memaparkan capaian BAZNAS Kabupaten Bandung dalam meningkatkan pemasukan dan pendistribusian ZIS di wilayahnya.
"Alhamdulillah, berkat kerjasama dan kepercayaan dari para dermawan dan muzakki di Kabupaten Bandung, BAZNAS Kabupaten Bandung mampu menghimpun ZIS sebesar 1 miliar lebih per bulan. Ini meningkat dari sebelumnya yang hanya 500 juta per bulan," ujar Yusuf Ali Tantowi.
Ia juga mengucapkan terima kasih kepada para muzakki yang telah menyisihkan sebagian hartanya untuk berbagi dengan sesama melalui BAZNAS. Ia menegaskan bahwa BAZNAS Kabupaten Bandung siap mendistribusikan ZIS sesuai dengan syariat dan aturan yang berlaku.
"Salah satu program unggulan kami adalah membantu program guru ngaji yang merupakan program unggulan Bupati Kabupaten Bandung, Dadang Supriatna. Kami juga membantu masyarakat dhuafa dan sabilillah dengan memberikan stimulan ekonomi yang bisa meningkatkan kesejahteraan mereka," jelas Yusuf Ali Tantowi.
Sementara itu, Bambang Melga Suprayogi, selaku ketua LTN NU Kabupaten Bandung, mengapresiasi kinerja BAZNAS Kabupaten Bandung dalam mengelola ZIS. Ia juga menyatakan kesiapannya untuk bersinergi dengan BAZNAS Kabupaten Bandung dalam berbagai program yang bisa dikerjasamakan.
"Kami dari LTN NU Kabupaten Bandung siap untuk memberikan kontribusi pemikiran dan kiprah di lapangan untuk mensosialisasikan program BAZNAS kepada masyarakat, khususnya warga nahdliyin. Kami juga ingin berkolaborasi dalam bidang penulisan, misalnya membuat buku pintar ZIS yang bisa menjadi pegangan bagi masyarakat calon muzakki," ucap Bambang Melga Suprayogi.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!