Lonjakan Impor Baja dari China Ancaman bagi Produsen Baja Lokal di Indonesia
ED
Editor
Shinta Dewi P
Senin, 21 Oktober 2024 | 06:40 WIB
VISI.NEWS | JAKARTA - Asosiasi Industri Besi dan Baja Indonesia (IISIA) mengungkapkan bahwa maraknya produk baja asal China di pasar Indonesia telah mengurangi daya saing dan berdampak negatif terhadap penjualan produsen baja lokal.
Direktur Eksekutif IISIA, Widodo Setiadharmaji, mengingatkan agar pemerintah dan para produsen segera memperhatikan serta mengambil tindakan terhadap masuknya produk baja asing yang dapat merugikan penjualan baja lokal di tahun ini.
"Beberapa produsen baja nasional melaporkan penurunan penjualan hingga 20% dan beberapa di antaranya bahkan sangat kesulitan melakukan penjualan di pasar domestik akibat serbuan produk baja Tiongkok," kata Widodo.
Menurut data dari IISIA, impor baja dari China mengalami peningkatan sebesar 33,92%, dari 2,23 juta ton pada periode Januari-Juli 2023 menjadi 2,98 juta ton di tahun yang sama pada 2024.
Kenaikan impor baja dari China juga terlihat dari data tahun 2023 yang mencatat peningkatan volume impor sebesar 43,71%, dari 2,85 juta ton pada 2022 menjadi 4,05 juta ton pada tahun lalu.
"Hal ini telah mengakibatkan produsen baja nasional kehilangan pangsa pasar domestik dan berpotensi mengalami kerugian serta sulit untuk bertahan apabila tidak ada dukungan kebijakan pemerintah yang memadai," tuturnya. @ffr
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!