Logistik Mengalir, Massa Bersiap Kepung Senayan 27 Agustus 26 Aug 2026 Hudson Serukan Keberanian, Thailand Bertekad Balikkan Keunggulan Vietnam 26 Aug 2026 Green GSM Luncurkan Taksi Listrik Premium 7 Penumpang di Filipina 26 Aug 2026 Pemkot Bandung Siapkan Rp56 Miliar untuk Bus Rapid Transit 26 Aug 2026 Pasar Baru dan Pecinan Lama Dibidik Jadi Destinasi Kuliner Dunia 26 Aug 2026 Cibaduyut Kini Punya Ruang Kreatif Bikin Sandal Sendiri 26 Aug 2026 Bandung Cerah, Suhu hingga 31 Derajat pada Rabu 26 Agustus 2026 26 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Sumedang Hari Ini, Rabu 26 Agustus 2026 26 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Cimahi Hari Ini, Rabu 26 Agustus 2026 26 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Bandung Hari Ini, Rabu 26 Agustus 2026 26 Aug 2026 Logistik Mengalir, Massa Bersiap Kepung Senayan 27 Agustus 26 Aug 2026 Hudson Serukan Keberanian, Thailand Bertekad Balikkan Keunggulan Vietnam 26 Aug 2026 Green GSM Luncurkan Taksi Listrik Premium 7 Penumpang di Filipina 26 Aug 2026 Pemkot Bandung Siapkan Rp56 Miliar untuk Bus Rapid Transit 26 Aug 2026 Pasar Baru dan Pecinan Lama Dibidik Jadi Destinasi Kuliner Dunia 26 Aug 2026 Cibaduyut Kini Punya Ruang Kreatif Bikin Sandal Sendiri 26 Aug 2026 Bandung Cerah, Suhu hingga 31 Derajat pada Rabu 26 Agustus 2026 26 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Sumedang Hari Ini, Rabu 26 Agustus 2026 26 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Cimahi Hari Ini, Rabu 26 Agustus 2026 26 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Bandung Hari Ini, Rabu 26 Agustus 2026 26 Aug 2026

Longsor di Pekalongan, Jumlah Korban Tewas Bertambah Menjadi 20 Orang

Desi Rossilawati
Rabu, 22 Januari 2025 | 15:30 WIB
Bagikan
Longsor di Pekalongan, Jumlah Korban Tewas Bertambah Menjadi 20 Orang
VISI.NEWS | PEKALONGAN - Jumlah korban tewas akibat banjir bandang dan tanah longsor di Desa Kasimpar, Kecamatan Petungkriyono, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, bertambah menjadi 20 orang setelah ditemukan tiga korban baru pada Rabu (22/1/2025). Tim Basarnas Semarang yang dipimpin oleh Zulhawary Agustianto mengonfirmasi penemuan tersebut dan menyatakan bahwa delapan orang masih dilaporkan hilang. "Hari ini ada 3 lagi ditemukan. Total 20 korban ditemukan," kata Zulhawary. Ia juga mencatat bahwa dua laporan baru mengenai hilangnya warga masuk pada hari yang sama, sehingga jumlah orang yang hilang kini berjumlah delapan. "Tentunya kalau sudah ditemukan tiga, dari kemarin sembilan berkurang jadi enam. Tapi ada laporan lagi yang masuk hari ini siang tadi, ada dua laporan untuk warga yang kehilangan keluarganya. Berarti ada 8 orang yang masih hilang," ujarnya. Menurut Budiono, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Semarang, banyak korban merupakan orang-orang yang sedang melintas atau berteduh di lokasi kejadian. "Daerah longsoran merupakan area lintasan Pekalongan-Dieng," ungkapnya. "Dimungkinkan ada pengguna jalan yang tertimpa longsor, dan juga pengunjung kafe serta yang berteduh di rumah pak carik," sambung dia. Salah satu kafe yang terdampak bencana itu dalam keadaan ramai pengunjung ketika bencana terjadi. Tim SAR masih terus mencari korban yang hilang dan berharap dapat menemukan mereka dalam waktu dekat. "Namun data tersebut masih bisa berkembang," terangnya. @ffr

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.