Longsor di Pekalongan, Jumlah Korban Tewas Bertambah Menjadi 20 Orang
Editor
Desi Rossilawati
Rabu, 22 Januari 2025 | 15:30 WIB
VISI.NEWS | PEKALONGAN - Jumlah korban tewas akibat banjir bandang dan tanah longsor di Desa Kasimpar, Kecamatan Petungkriyono, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, bertambah menjadi 20 orang setelah ditemukan tiga korban baru pada Rabu (22/1/2025).
Tim Basarnas Semarang yang dipimpin oleh Zulhawary Agustianto mengonfirmasi penemuan tersebut dan menyatakan bahwa delapan orang masih dilaporkan hilang.
"Hari ini ada 3 lagi ditemukan. Total 20 korban ditemukan," kata Zulhawary.
Ia juga mencatat bahwa dua laporan baru mengenai hilangnya warga masuk pada hari yang sama, sehingga jumlah orang yang hilang kini berjumlah delapan.
"Tentunya kalau sudah ditemukan tiga, dari kemarin sembilan berkurang jadi enam. Tapi ada laporan lagi yang masuk hari ini siang tadi, ada dua laporan untuk warga yang kehilangan keluarganya. Berarti ada 8 orang yang masih hilang," ujarnya.
Menurut Budiono, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Semarang, banyak korban merupakan orang-orang yang sedang melintas atau berteduh di lokasi kejadian.
"Daerah longsoran merupakan area lintasan Pekalongan-Dieng," ungkapnya.
"Dimungkinkan ada pengguna jalan yang tertimpa longsor, dan juga pengunjung kafe serta yang berteduh di rumah pak carik," sambung dia.
Salah satu kafe yang terdampak bencana itu dalam keadaan ramai pengunjung ketika bencana terjadi. Tim SAR masih terus mencari korban yang hilang dan berharap dapat menemukan mereka dalam waktu dekat.
"Namun data tersebut masih bisa berkembang," terangnya. @ffr
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!