Longsor Dan Pergeseran Tanah Di Sumedang, Reynaldi : Warga Diminta Waspada
ED
Editor
M Purnama Alam
Senin, 25 April 2022 | 15:39 WIB
VISINEWS | BANDUNG - Kabupaten Sumedang baru-baru ini diterjang tanah longsor dan pergeseran tanah, akibatnya sejumlah titik terdampak peristiwa tersebut.
Kecamatan Pamulihan misalnya, Anggota DPRD Jawa Barat (Jabar) hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut menyebabkan longsor dan pergeseran tanah.
"Tidak ada korban jiwa memang, namun bahu Jalan Raya Bandung-Cirebon, di Desa Cigendel Pamulihan mengalami pergeseran tanah," katanya.
Kepada VISINEWS Senin (25/4/22), Reynaldi mengungkapkan, tidak hanya pergesaran tanah, bahu jalan sepanjang 15 meter dengan tinggi 20 meter tersebut juga longsor.
"Akibat longsor tersebut, menyebabkan tembok penahan tanah (TPT) sepanjang 10 meter dan tinggi dua meter di SDN Cigendel Pamulihan roboh dan tumpah ke jalan raya," ungkapnya.
Kemudian, lanjut Politisi Golkar dapil Subang Majalengka Sumedang (SMS), pergerakan tanah sepanjang tujuh meter dan tinggi sembilan meter juga menimpa dinding dapur rumah warga.
"Lokasinya masih di Pamulihan, dimana ada rumah warga terdampak longsor dan mengalami rusak beratz beruntung tidak ada korban," ujarnya.
Oleh karena itu, Reynaldi meminta agar Pemprov Jabar juga Pemkab Sumedang segera melakukan langkah antisipasi guna terjadinya longsor susulan serta menghimbau warga agar waspada dan berhati-hati.
"Kami menghimbau agar masyarakat tetap waspada, karena curah hujan yang tinggi akhir-akhir dan berpotensi kejadian serupa," pungkasnya. @eko.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!