Logo Bandung Bedas Bertransformasi, Gagasan Bupati Kang DS Jadi Inspirasi
Tulisan Bandung Bedas yang tadinya dipasang di dalam chat bubble, kini dipasang di luar chat bubble dengan tulisan Bandung Bedas! memakai tanda seru.
"Arti logo baru Bedas ini filosofisnya, sekarang kan Pak Bupati Bandung akan lebih banyak mendengar, melayani, lebih menampung aspirasi masyarakat, bahkan membuka ruang utk berdialog langsung dua arah. Yang salah satunya itu terimplementasikan dalam Program Pak Bupati seperti Rembug Bedas, Bunga Desa, dan Jumat Keliling," tutur Onil.
Karena itu tanda kutipnya pun lebih luas atau lebih panjang, dengan arti lebih mendengar dan lebih berkolaborasi, untuk Bandung yang lebih maju, lebih sejahtera dan lebih bedas!
Logo baru Bedas, juga mempertimbangkan secara demografi pemilih di tahun 2024 ini ada perubahan di mana pada tahun 2019 ada generasi milenial, sekarang ada Generasi Z.
Selain itu juga logo Bedas awal atau yang dulu, mengartikan pencalonan Kang DS ketika itu sebagai representasi suara rakyat, karena Kang DS sendiri memulai karirnya sejak dari bawah mulai dari aktivis Karang Taruna, Ketua RW, kepala desa, anggota DPRD Kabupaten Bandung, anggota DPRD Jawa Barat, sampai akhirnya menjadi Bupati Bandung.
"Maka kita perlu “refreshment” secara visual pada logonya," tandas Onil didampingi Fauzan Adiman Ramadan, rekan satu timnya.
Secara visi atau pesan menurut Onil juga ada sedikit perubahan. Dari yang tadinya mengenalkan sosok Kang DS dengan visi perubahannya yaitu BEDAS (Bangkit. Edukatif, Dinamis. Agamis dan Se), sekarang pesan yg ingin disampaikan adalah “Melanjutkan Semangat Perubahan untuk Bandung yang Lebih Bedas!”.
Lantas siapakah pencipta logo Bandung Bedas baik logo pertama maupun logo kedua ini?
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!