LindungiHutan Kembali Inisiasikan Program Rutin Sedekah Pohon di Bulan Ramadan
VISI.NEWS | SEMARANG - Bertepatan dengan bulan suci Ramadan, LindungiHutan kembali memperkuat komitmennya terhadap pelestarian lingkungan dengan menginisiasi program tahunan, yaitu Sedekah Pohon. Program ini menjadi wadah berbagai pihak untuk bertindak bersama melawan perubahan iklim dan memperbaiki kerusakan lingkungan sembari menjalankan kebaikan di bulan Ramadan.
Melalui program Sedekah Pohon, seluruh pihak dapat berkontribusi bersama secara aktif dalam upaya penghijauan dan membangun masa depan berkelanjutan untuk Indonesia.
Ciptakan Kebaikan Berkelanjutan
CEO LindungiHutan, Miftachur Robani (Ben), dalam keterangan tertulis kepada VISI.NEWS, Selasa (2/4/2024) mengatakan bahwa Sedekah Pohon mengandung sisi spiritual yang diyakini oleh banyak orang memiliki manfaat dan pahala bagi yang melakukannya.
“Isu yang diangkat LindungiHutan bukan sekadar isu lingkungan, sosial, dan keberlanjutan saja, tetapi memiliki sisi spiritualitas. Hal tersebut diwujudkan melalui inisiasi Sedekah Pohon yang bertepatan dengan bulan Ramadan. Bagi orang-orang yang memiliki kepercayaan, menanam pohon memiliki manfaat dan ganjaran pahala yang akan diberikan dari setiap pohon yang kita tanam karena gunanya bukan cuma hari ini, melainkan untuk masa depan juga,” ujar Ben.
Program Sedekah Pohon dimulai pada tahun 2019. Inisiatif pertama kali dilakukan dengan membuat kampanye penghijauan di pesisir Bedono, Demak, Jawa Tengah. Setidaknya, ada sebanyak 111 Sahabat Alam yang turut berdonasi dan berhasil mengumpulkan 2.345 pohon mangrove. Aksi ini dilakukan untuk mengurangi ancaman abrasi di pesisir tersebut.
Meskipun dihadapkan dengan pandemi Covid-19 pada 2020, LindungiHutan tetap menjalankan aksi hijau ini dan berhasil mengumpulkan 2.146 pohon yang ditanam di 4 provinsi, antara lain Jambi, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Kalimantan Barat.
Satu tahun berselang, yakni 2021, program Sedekah Pohon pun berkolaborasi dengan program Jaga Hutan untuk menambah kesadaran masyarakat terhadap konservasi lingkungan. Kolaborasi antara kedua program ini sukses mengumpulkan ribuan pohon yang tersebar di 9 provinsi, salah satunya di Jawa Tengah.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!