Lima Pemain Persib U18 Dipanggil EPA Selection ke Korea

Desi Rossilawati
Minggu, 9 Agustus 2026 | 20:50 WIB
Bagikan
Lima Pemain Persib U18 Dipanggil EPA Selection ke Korea

Pemain Persib Bandung U18./visi.news/Persib.co.id.

VISI.NEWS - Sebanyak lima pemain Persib U18 mendapat kesempatan mengikuti program pembentukan tim Elite Pro Academy (EPA) Selection yang diproyeksikan tampil pada K League Asian Youth Championship Jeju 2026 di Korea Selatan pada 1-7 September 2026.

Kelima pemain tersebut akan mengikuti program pembentukan tim yang berlangsung pada 24-31 Agustus 2026 di Persija Training Ground Sawangan, Depok. Program tersebut menjadi bagian dari upaya operator kompetisi untuk memberikan kesempatan kepada pemain-pemain terbaik hasil kompetisi EPA bersaing di level Asia.

Pembentukan tim EPA Selection disampaikan melalui surat I League bernomor 644/LI-KOM/VII-2027 yang ditandatangani Direktur Kompetisi I League, Asep Saputra.

Lima pemain Persib U18 yang terpilih terdiri dari bek kanan Chesta Ardiona, gelandang bertahan Abdul Galih Rahdatul Aisy R, gelandang serang Supriyatna dan Yohanes Dimas Gandrung, serta penyerang Kaindra Nabil Purnama Ali. Kaindra merupakan pemain yang terpilih sebagai pemain terbaik EPA Super League musim lalu.

Pelatih Persib U18, Tito Agung Setiawan, mengapresiasi program yang digagas I League tersebut. Menurutnya, kesempatan itu penting untuk mengembangkan potensi pemain muda sekaligus mengukur kualitas kompetisi EPA ketika dibandingkan dengan pemain-pemain muda dari negara lain di Asia.

"Itu adalah program I League dalam hal ini sebagai operator kompetisi EPA, memiliki program lanjutan memilih pemain-pemain terbaik hasil kompetisi EPA untuk mengikuti K League Asian Youth Competition Jeju 2026," kata Tito dalam keterangannya dikutip dari laman resmi Persib, Minggu (9/8/2026).

Menurut Tito, keikutsertaan EPA Selection di Jeju juga dapat menjadi tolok ukur kualitas kompetisi pembinaan usia muda di Indonesia dalam persaingan di level Asia.

"Tujuannya, menurut pandangan saya adalah sebagai tolok ukur sampai sejauh mana kualitas kompetisi EPA itu di level Asia, seperti kita ketahui bersama Korea dengan K League adalah salah satu negara maju untuk sepak bola Asia dan Dunia," tambahnya.

Meski kompetisi EPA musim 2026/2027 belum bergulir, Tito memastikan para pemain muda PERSIB tetap menjalani latihan secara rutin. Pada awal Agustus, kelima pemain tersebut bergabung bersama tim Youth Development Persib sebagai persiapan menghadapi EPA Super League U20 musim 2026/2027.

Tito berharap pengalaman yang didapat selama berada di Jeju tidak berhenti pada kelima pemain tersebut. Mereka diharapkan dapat belajar dan bersaing secara positif, kemudian membawa pulang pengalaman yang dapat dibagikan kepada rekan-rekan mereka di Persib.

"Di awal Agustus ini mereka bergabung bersama tim Youth Development Persib untuk mengikuti EPA Super League U20. Jadi, saya harap mereka dapat belajar dan bersaing secara positif selama di Jeju lalu membawa pengalaman berharga itu untuk kemudian membagikannya kepada rekan-rekan di tim," harapnya.

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.