Lima Negara Arab Tolak Pemindahan Paksa Warga Palestina dari Gaza
Editor
Desi Rossilawati
Minggu, 2 Februari 2025 | 21:14 WIB
VISI.NEWS | KAIRO - Lima Menteri Luar Negeri dari Mesir, Yordania, Uni Emirat Arab, Arab Saudi, dan Qatar menyatakan penolakan tegas terhadap pemindahan paksa warga Palestina dari Gaza. Pernyataan bersama ini disampaikan dalam pertemuan yang digelar di Kairo pada Sabtu (1/2/2025).
Pertemuan tersebut merupakan respons atas gagasan Presiden AS Donald Trump terkait relokasi warga Palestina dari Jalur Gaza ke Mesir dan Yordania.
Mengutip AFP, para menlu menolak keras pelanggaran hak-hak mendasar warga Palestina, termasuk pengusiran, penghancuran rumah, aneksasi, serta segala bentuk pemindahan paksa dari tanah mereka.
Presiden Mesir Abdel Fattah Al Sisi menegaskan bahwa pemindahan warga Palestina merupakan bentuk ketidakadilan yang tidak bisa diterima. Baik Mesir maupun Yordania yang merupakan sekutu utama AS di kawasan ini secara konsisten menolak gagasan tersebut.
Dalam pertemuan itu, para menteri juga menegaskan harapan untuk bekerja sama dengan pemerintahan Presiden Trump guna mencapai perdamaian menyeluruh dan adil di Timur Tengah, berdasarkan solusi dua negara.
Hadir pula dalam pertemuan tersebut Sekretaris Jenderal Liga Arab Ahmed Aboul Gheit serta Hussein Al Sheikh dari Komite Eksekutif Organisasi Pembebasan Palestina (PLO).
Selain itu, para menteri menyoroti keputusan Israel yang memutus hubungan dengan badan bantuan PBB untuk Palestina (UNRWA). Mereka menegaskan bahwa peran UNRWA tidak tergantikan dan menolak segala upaya untuk mengurangi atau membatasi fungsi badan tersebut. @ffr
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!