Koalisi Pecinta Satwa Desak RI Hentikan Ekspor Monyet Ekor Panjang 5 Aug 2026 Thailand Kian Dekat ke Semifinal, Myanmar Pesta Tujuh Gol di ASEAN Hyundai Cup 2026 5 Aug 2026 MORROW Buka Pusat Kesehatan Preventif Terbesar di Singapura 5 Aug 2026 BOI Thailand Genap 60 Tahun, Investasi Asing Tembus Rekor Baru 5 Aug 2026 Ahli Gizi Ungkap Pilihan Sarapan yang Bantu Tingkatkan Energi Tubuh 5 Aug 2026 Ekspedisi 22 Hari Ungkap Keanekaragaman Laut Dalam di Samudra Hindia 5 Aug 2026 Jadwal Timnas Indonesia vs Singapura, Penentu Tiket Semifinal AFF 2026 5 Aug 2026 Kesal Dimarahi Orang Tua, Pemuda di Bandung Bakar Rumah, Tiga Bangunan Hangus 5 Aug 2026 Jadwal Final Piala Presiden 2026: Persib vs Persebaya di Bali 5 Aug 2026 Dua Skenario Gagalkan Malaysia ke Semifinal Piala AFF 2026 5 Aug 2026 Koalisi Pecinta Satwa Desak RI Hentikan Ekspor Monyet Ekor Panjang 5 Aug 2026 Thailand Kian Dekat ke Semifinal, Myanmar Pesta Tujuh Gol di ASEAN Hyundai Cup 2026 5 Aug 2026 MORROW Buka Pusat Kesehatan Preventif Terbesar di Singapura 5 Aug 2026 BOI Thailand Genap 60 Tahun, Investasi Asing Tembus Rekor Baru 5 Aug 2026 Ahli Gizi Ungkap Pilihan Sarapan yang Bantu Tingkatkan Energi Tubuh 5 Aug 2026 Ekspedisi 22 Hari Ungkap Keanekaragaman Laut Dalam di Samudra Hindia 5 Aug 2026 Jadwal Timnas Indonesia vs Singapura, Penentu Tiket Semifinal AFF 2026 5 Aug 2026 Kesal Dimarahi Orang Tua, Pemuda di Bandung Bakar Rumah, Tiga Bangunan Hangus 5 Aug 2026 Jadwal Final Piala Presiden 2026: Persib vs Persebaya di Bali 5 Aug 2026 Dua Skenario Gagalkan Malaysia ke Semifinal Piala AFF 2026 5 Aug 2026

LIGA 1 | Taklukkan RANS Nusantara, Target PSIS Terkabul

ED
Selasa, 17 Januari 2023 | 08:03 WIB
Bagikan
LIGA 1 | Taklukkan RANS Nusantara, Target PSIS Terkabul

VISI.NEWS | BOGOR - Hasrat PSIS Semarang untuk memetik poin penuh dari RANS Nusantara FC di pekan ke-18 BRI Liga 1 2022/2023 terpenuhi. Bermain di Stadion Pakansari Bogor, Senin (16/1/2023), Laskar Mahesa Jenar mampu menang tipis dengan skor 1-0.

Gol tunggal kemenangan PSIS dicetak oleh striker andalannya asal Portugal, Carlos Fortes di menit ke-47. Tentunya tiga poin ini menjadi awal yang sempurna bagi PSIS untuk mengarungi putaran kedua kasta tertinggi di Tanah Air.

“Syukur Alhamdulillah kita dapat poin penuh seperti target awal sebelum pertandingan. Kita ingin poin penuh dengan persiapan yang sudah maksimal,” kata pelatih sementara PSIS sekaligus Kepala Analisis Tim Senior PSIS, Muhammad Ridwan pada sesi jumpa pers, usai pertandingan, dilansir dari laman PT LIB.

Selain lega tim mampu memetik kemenangan di kandang lawan, M Ridwan juga memiliki kelegaan tersendiri terkait kondisi pemainnya usai laga.

"Kita bersyukur bisa mengakhiri laga dengan sangat baik. Dan yang lebih penting lagi adalah pemain bisa meninggalkan lapangan tanpa ada yang cedera,” tambah M Ridwan.

Pada laga ini, PSIS tampil dengan kekuatan berbeda, termasuk beberapa amunisi barunya yang baru bergabung di putaran kedua, seperti Kiper Muhammad Adi Satryo, bek Bayu Fiqri dan Meru Kimura serta juga ada M Lutfhi Kamal dan pemain asing asal Jepang, Ryo Fujji.

Kemenangan ini membuat PSIS kini ada di peringkat ke-9 dengan 23 poin. Sedangkan RANS Nusantara FC masih terpaku di posisi ke-15 dengan nilai 16.

Penyelesaian Akhir Disorot RD

Sementara itu, pelatih RANS Nusantara FC, Rahmad Darmawan menyatakan buruknya penyelesaian akhir menjadi penyebab kekalahan timnya saat bermain di kandang sendiri melawan PSIS Semarang, Senin (16/1).

Dalam pertandingan pekan ke-18 di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor itu the Phoenix menyerah 0-1 dan semakin terpuruk di papan bawah klasemen sementara BRI Liga 1 2022/2023.

Gol yang menjadi penyebab RANS mengalami kekalahan dicetak Carlo Fortes pada menit ke-46. Beberapa kali RANS Nusantara mendapat peluang namun penyelesaian akhir yang buruk membuat tim tamu gagal mencetak gol. Inilah yang dikeluhkan Rahmad Darmawan.

"Tentunya sangat mengecewakan pertandingan hari ini karena sangat disayangkan kami main di kandang pertama di putaram kedua. Sejatinya semua siap di pertandingan hari ini namun ada beberapa momen yang kita gagal melakukan lebih baik lagi terutama saat memasuki sepertiga di pertahanan lawan," ujar RD, sapaan Rahmad Darmawan selepas laga.

Memang di laga ini Makan Konate dkk banyak menciptakan peluang. Sayangnya banyak pengambilan keputusan tidak tepat sehingga gagal dikonversi menjadi gol. Mantan pelatih Sriwijaya FC ini menyebut penyelesaian akhir jadi persoalan yang perlu dibenahi. Ya, dia menyesalkan penyelesaian akhir timnya yang masih kurang tajam.

"Kita kurang tepat dan cepat dalam mengambil keputusan sehingga lawan bisa menutup dan akhirnya gagal mencetak gol. Seharusnya kami harus bisa mengambil keputusan yang lebih baik lagi terutama penyelesaian akhir," tambahnya, masih dilansir dari laman PT LIB. @fen

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.