Pusat Kebudayaan Tionghoa Bandung Dibidik Jadi Magnet Wisata 26 Aug 2026 Logistik Mengalir, Massa Bersiap Kepung Senayan 27 Agustus 26 Aug 2026 Hudson Serukan Keberanian, Thailand Bertekad Balikkan Keunggulan Vietnam 26 Aug 2026 Green GSM Luncurkan Taksi Listrik Premium 7 Penumpang di Filipina 26 Aug 2026 Pemkot Bandung Siapkan Rp56 Miliar untuk Bus Rapid Transit 26 Aug 2026 Pasar Baru dan Pecinan Lama Dibidik Jadi Destinasi Kuliner Dunia 26 Aug 2026 Cibaduyut Kini Punya Ruang Kreatif Bikin Sandal Sendiri 26 Aug 2026 Bandung Cerah, Suhu hingga 31 Derajat pada Rabu 26 Agustus 2026 26 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Sumedang Hari Ini, Rabu 26 Agustus 2026 26 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Cimahi Hari Ini, Rabu 26 Agustus 2026 26 Aug 2026 Pusat Kebudayaan Tionghoa Bandung Dibidik Jadi Magnet Wisata 26 Aug 2026 Logistik Mengalir, Massa Bersiap Kepung Senayan 27 Agustus 26 Aug 2026 Hudson Serukan Keberanian, Thailand Bertekad Balikkan Keunggulan Vietnam 26 Aug 2026 Green GSM Luncurkan Taksi Listrik Premium 7 Penumpang di Filipina 26 Aug 2026 Pemkot Bandung Siapkan Rp56 Miliar untuk Bus Rapid Transit 26 Aug 2026 Pasar Baru dan Pecinan Lama Dibidik Jadi Destinasi Kuliner Dunia 26 Aug 2026 Cibaduyut Kini Punya Ruang Kreatif Bikin Sandal Sendiri 26 Aug 2026 Bandung Cerah, Suhu hingga 31 Derajat pada Rabu 26 Agustus 2026 26 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Sumedang Hari Ini, Rabu 26 Agustus 2026 26 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Cimahi Hari Ini, Rabu 26 Agustus 2026 26 Aug 2026

Libur Nataru 2024, 1 Juta Wisatawan Diprediksi Menginap di Yogyakarta

Desi Rossilawati
Selasa, 17 Desember 2024 | 09:00 WIB
Bagikan
Libur Nataru 2024, 1 Juta Wisatawan Diprediksi Menginap di Yogyakarta

"Kita tidak mau aji mumpung. Tapi karena beberapa faktor itu menyebabkan kita harus menaikkan tarif maksimal itu sekitar 70 persen," ujar Deddy, Kamis (12/12/2024).

Deddy menambahkan, kenaikan tarif kamar tahun ini lebih tinggi dibandingkan tahun lalu, yang mana kenaikan tarif maksimal hanya mencapai 50 persen.

"Kenaikan ini berlaku dari tanggal 24 Desember 2024 sampai 1 Januari 2025," jelasnya.

Dia juga mengungkapkan bahwa kondisi anggota PHRI DIY saat ini cukup sulit, mengingat sebagian besar anggotanya adalah hotel dengan kelas bintang tiga ke bawah.

"PHRI terutama di DIY itu sangat berat untuk 2025. Karena tenaga SDM (sumber daya manusia), tenaga kerjanya juga, UMP (upah minimum provinsi)-nya juga naik," katanya. @desi

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.