Libatkan Para ASN Pemkab Bandung, Kang DS Canangkan 'Bandung Bedas Nyaah Ka Indung'
Menurutnya, program ini pula sekaligus untuk mendukung program Pemerintah Daerah Kabupaten Bandung dalam mewujudkan kesejahteraan lansia melalui penghormatan, perlindungan dan jaminan sosial.
Kang DS, sapaan akrab Dadang Supriatna, mengatakan bahwa Pemerintah Daerah Kabupaten Bandung menyelenggarakan program Bandung Bedas Nyaah Ka Indung ini merupakan gerakan moral untuk peduli, berbagi dan terlibat aktif dalam upaya meningkatkan kesejahteraan lansia terutama kaum ibu di wilayah Kabupaten Bandung.
"Program Bandung Bedas Nyaah Ka Indung ini dimotori oleh ASN Kabupaten Bandung dan akan dikembangkan bagi seluruh stakeholders dan masyarakat pada umumnya," jelas Kang DS.
Bupati Bedas ini mengutarakan bahwa para ASN di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Bandung akan mengangkat minimal satu orang lansia sebagai indungasuh dengan kriteria tidak mampu.
"Lansia ini adalah warga masyarakat Kabupaten Bandung berusia 55 tahun ke atas, diutamakan dari kalangan keluarga, sanak saudara dan lingkungan terdekat tempat tinggal ASN," ujarnya.
Kang DS mengutarakan sekurang-kurangnya satu kali dalam satu bulan ASN melakukan kunjungan kepada indung asuh masing-masing dengan memberikan santunan berupa uang kadeudeuh atau bentuk bantuan lainya yang dibutuhkan oleh indung asuh.
"Program Bandung Bedas Nyaah Ka Indung dalam pelaksanaannya diintegrasikan dalam aplikasi Daftar Hadir Elektronik (DHE) Kabupaten Bandung, baik untuk pencatatan data indung asuh ASN, aktivitas kunjungan dan pemberian santunan, data base lansia serta monitoring dan evaluasi program," tuturnya.
Kang DS mengatakan pencanangan Program Bandung Bedas Nyaah Ka Indung diselenggarakan dalam rangkaian Upacara Peringatan Hari Jadi ke-384 Kabupaten Bandung di lapangan Upakarti Komplek Pemda Kabupaten Bandung.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!