Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026 Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026

Ledakan Pelabuhan Shahid Rajaee Iran, Khamenei Perintahkan Penyelidikan Menyeluruh

Desi Rossilawati
Senin, 28 April 2025 | 21:15 WIB
Bagikan
Ledakan Pelabuhan Shahid Rajaee Iran, Khamenei Perintahkan Penyelidikan Menyeluruh
VISI.NEWS | IRAN - Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, menginstruksikan dilakukannya penyelidikan menyeluruh terkait ledakan besar yang terjadi di Pelabuhan Shahid Rajaee di selatan Iran pada Minggu (27/4/2025). Ledakan ini menewaskan sedikitnya 40 orang dan melukai lebih dari 1.000 orang. "Pejabat keamanan dan peradilan berkewajiban untuk menyelidiki secara menyeluruh, mengungkap kelalaian atau kesengajaan, dan menindaklanjuti sesuai dengan peraturan," ujar Khamenei dalam pernyataan yang disiarkan melalui televisi pemerintah. Insiden ledakan yang terjadi di dekat Selat Hormuz ini menyebabkan kebakaran hebat yang masih membara lebih dari 24 jam setelah kejadian. Asap tebal dari kebakaran mengakibatkan polusi udara di area sekitar pelabuhan. Presiden Iran, Masoud Pezeshkian, mengunjungi Bandar Abbas, ibu kota Provinsi Hormozgan, untuk memantau langsung situasi dan menyampaikan komitmen pemerintah untuk memberikan dukungan kepada keluarga korban, baik yang meninggal maupun yang terluka. Sejumlah pihak, termasuk pejabat pemerintah, sedang berupaya memastikan penanganan yang tepat terhadap korban. Sebagai tindakan darurat, seluruh sekolah dan kantor di Bandar Abbas diperintahkan untuk tutup sementara. Kementerian Kesehatan juga mengimbau warga untuk tetap berada di dalam rumah dan memakai masker pelindung untuk menghindari dampak dari polusi udara yang parah. Penyelidikan awal menunjukkan bahwa ledakan kemungkinan berasal dari kebakaran yang terjadi di depot penyimpanan bahan kimia berbahaya, dengan beberapa kontainer dilaporkan ikut meledak. Pejabat setempat mengonfirmasi bahwa jumlah korban tewas mencapai 40 orang, sementara 1.242 orang lainnya mengalami luka-luka, beberapa di antaranya diterbangkan ke Teheran untuk mendapat perawatan intensif. Meskipun spekulasi terkait kemungkinan bahan bakar militer terlibat dalam ledakan ini beredar, pihak berwenang membantahnya. Juru bicara Kementerian Pertahanan, Reza Talaei-Nik, menegaskan bahwa tidak ada kargo yang terkait dengan bahan bakar militer di pelabuhan tersebut. Sementara itu, beberapa laporan menyebutkan bahwa bahan kimia natrium perklorat, yang digunakan dalam bahan bakar padat untuk rudal, mungkin terlibat dalam insiden ini. Di tengah penyelidikan yang sedang berlangsung, situasi di pelabuhan Shahid Rajaee mulai stabil dengan sebagian besar aktivitas kembali berjalan normal. @ffr

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.