Tragis! 11 Tewas dalam Ledakan Deepwater Horizon 2010
Peristiwa Ledakan Deepwater Horizon pada 20 April 2010./visi.news/oilseparator.
VISI.NEWS | MEKSIKO - Peristiwa Ledakan Deepwater Horizon pada 20 April 2010 menjadi salah satu bencana industri energi terbesar dalam sejarah, menewaskan 11 pekerja, melukai 17 orang, serta memicu tumpahan jutaan barel minyak di Teluk Meksiko akibat kegagalan sistem keselamatan dan keputusan operasional.
Ledakan Deepwater Horizon: Kronologi dan Dampak Bencana Besar
Awal Kejadian Ledakan Deepwater Horizon
Insiden Ledakan Deepwater Horizon terjadi pada malam 20 April 2010 di anjungan pengeboran lepas pantai Deepwater Horizon yang beroperasi di sumur Macondo, Teluk Meksiko. Fasilitas tersebut dimiliki oleh Transocean dan disewa oleh BP.
Mengutip dari Britannica, sumur Macondo berada di kedalaman sekitar 1.500 meter di bawah permukaan laut dan telah dibor sejak Februari 2010. Saat kejadian, aktivitas pengeboran memasuki tahap akhir sebelum penutupan sementara sumur.
Namun, Ledakan tersebut tidak terjadi secara tiba-tiba. Beberapa jam sebelum insiden, uji tekanan menunjukkan adanya kejanggalan yang mengindikasikan potensi kebocoran. Dalam praktik industri, kondisi tersebut seharusnya menjadi peringatan untuk menghentikan operasi sementara.
Ledakan Deepwater Horizon Dipicu Kegagalan Sistem Keselamatan
Meski tanda bahaya telah terdeteksi, operasi tetap dilanjutkan. Hal ini menjadi salah satu faktor utama dalam insiden tersebut. Gas bertekanan tinggi kemudian menerobos lapisan semen pelindung dan naik melalui pipa menuju anjungan.
Dalam hitungan detik, gas tersebut menyebar ke seluruh area pengeboran sebelum akhirnya tersulut dan memicu ledakan hebat. Sistem pengaman otomatis yang seharusnya mampu menutup sumur dalam kondisi darurat dilaporkan gagal berfungsi.
Seorang pekerja yang selamat, Stephen Davis, menggambarkan situasi saat ledakan terjadi.
"Seluruh anjungan berguncang. Rasanya seperti berjalan langsung ke neraka," ujarnya dalam kesaksian kepada The Guardian.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!