- Layanan DeFi dari Wemade, Kleva Protocol, dan Hacken bermitra dengan misi bersama, yakni menciptakan lingkungan Web3 yang aman dan etis.
- Kleva akan menjalani audit dari Hacken guna memperkuat aspek keamanan.
- Kemitraan dengan Hacken akan membuka peluang bagi Kleva untuk berkembang secara berkelanjutan.
VISI.NEWS | SINGAPURA - Kleva Protocol, layanan DeFi yang dikembangkan perusahaan asal
Korea Selatan yang bergerak di sektor gim dan blockchain, Wemade, berkolaborasi dengan Hacken, konsultan keamanan blockchain, guna menjamin Kleva mampu mewujudkan lingkungan yang aman dan terlindungi bagi pengguna.
Berdasarkan target bersama, yakni mewujudkan etika di dunia kripto, Wemade akan melakukan inspeksi atas layanan leveraged yield farming Kleva dengan melibatkan tim yang terdiri atas
pakar keamanan siber di Hacken. Lewat kemitraan ini, Kleva menjalani audit dari Hacken, vendor keamanan
siber tepercaya asal
Eropa yang berspesialisasi dalam audit keamanan smart contract.
Wemade dan Hacken sangat memahami bahwa lingkungan trustless pada DeFi memberikan peluang bagi
aktor penipu (scammer) untuk melakukan tindak pemerasan. Secara kolektif, kedua perusahaan akan melindungi komunitas kripto dari aktor penipu yang ingin menggondol jutaan dolar dari
investor awam.
Pendiri dan CEO, Hacken, Dyma Budorin, berkata, "
Kolaborasi dengan Wemade menjadi peluang untuk menghadirkan etika dan aspek keamanan pada berbagai layanan di
industri Web3." Dia juga menambahkan, "Meski banyak proyek kripto yang kehilangan kredibilitasnya, kami gembira bermitra dengan Wemade sebagai pihak yang memiliki misi serupa dengan kami, yakni menghadirkan Web3 yang lebih aman dan etis bagi pengguna."
Bagi Kleva, kemitraan ini adalah langkah
penting untuk mencapai targetnya sebagai salah satu protokol
terbesar dalam ekosistem DeFi. Kleva Protocol telah berkembang pesat melalui layanan lending, staking, dan farming. Kleva juga baru saja terdaftar di CoinMarketCap dan CoinGecko, dua situs pemantauan harga dan
informasi kripto yang paling terkemuka di dunia, serta Bittrex, platform perdagangan kripto.
Henry Chang, CEO, Wemade, berkata "Wemade bertekad memperluas
bisnis DeFi, serta menjamin lingkungan yang aman bagi pengguna. Henry melanjutkan, "Kleva kini mengambil langkah penting menuju ekspansi
global, dan kolaborasi bersama Hacken turut mendukung langkah tersebut, serta membuka peluang bagi Kleva untuk berkembang secara berkelanjutan"
.@nia