VISI.NEWS | RIYADH – Thai AirAsia X, maskapai penerbangan dengan model bisnis berbiaya rendah, mengumumkan penerbangan langsung pertama mereka antara Riyadh dan Bangkok, yang akan dimulai pada 2 Desember 2025. Layanan ini akan tersedia empat kali seminggu, pada hari Selasa, Kamis, Sabtu, dan Minggu, sebagai bagian dari strategi ekspansi AirAsia ke kawasan Timur Tengah.
Duta Besar Thailand untuk Arab Saudi, Darm Boontham, menyambut baik langkah tersebut. Dalam acara yang digelar di Kedutaan Besar Thailand pada hari Selasa, ia menyampaikan, “Rute ini menandai era baru dalam konektivitas antara kedua kerajaan, membangun jembatan untuk perdagangan, investasi, pertukaran budaya, dan hubungan pribadi.”
Menurutnya, penerbangan langsung ini akan semakin mempererat hubungan antara Thailand dan Arab Saudi, serta membuka peluang baru bagi kedua negara. “Ekspansi Thai AirAsia X ke kawasan ini adalah contoh nyata bagaimana memanfaatkan potensi besar yang ditawarkan Timur Tengah bagi bisnis Thailand,” tambahnya.
Ahman Mad-Adam, Direktur Otoritas Pariwisata Thailand di Dubai, juga memberikan apresiasi terhadap peluncuran layanan baru ini. “Penerbangan langsung Riyadh-Bangkok ini akan memperkuat hubungan wisata dan orang-ke-orang antara Thailand dan Arab Saudi,” ujarnya. “Konektivitas langsung ini mempermudah perjalanan dan membuka peluang bagi wisatawan Saudi untuk mengeksplorasi berbagai tawaran Thailand, mulai dari perhotelan kelas dunia, belanja, pariwisata medis, hingga tempat wisata alami yang ramah halal.”
Pattra Boosarawongse, CEO Thai AirAsia X, menyatakan bahwa peluncuran penerbangan ini merupakan langkah penting dalam mempererat hubungan antara Thailand dan Arab Saudi. "Rute ini memberikan akses ke berbagai keistimewaan Bangkok, mulai dari budaya dan kuliner yang kaya, hingga belanja dan layanan perhotelan kelas dunia," ujarnya.
Pattra juga menjelaskan bahwa penerbangan langsung ini tidak hanya akan menghubungkan Riyadh dan Bangkok, tetapi juga akan membuka koneksi ke jaringan AirAsia yang luas di seluruh ASEAN dan Asia. “Kami melihat Riyadh sebagai tujuan strategis yang sejalan dengan ekspansi armada dan pengembangan jaringan AirAsia Group,” tambahnya.