Lawan Bank Emok, Pemkot Bandung Siapkan Skema Modal Aman untuk UMKM

Desi Rossilawati
Jumat, 27 Juni 2025 | 07:36 WIB
Bagikan
Lawan Bank Emok, Pemkot Bandung Siapkan Skema Modal Aman untuk UMKM
VISI.NEWS | BANDUNG - Wakil Wali Kota Bandung, Erwin, mengajak para pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) untuk naik kelas sekaligus melepaskan diri dari jeratan pinjaman ilegal dan praktik rentenir, yang kerap disebut Bank Emok. Dalam kegiatan pembinaan dan pelatihan bertajuk 'Mikro Umi Budaya & Si Pinter' di Kantor Kelurahan Batununggal, Kamis (26/6/2025), Erwin menegaskan bahwa banyak pelaku usaha kecil di Bandung justru terjebak dalam sistem utang berbunga tinggi saat mencari tambahan modal. "Banyak pelaku UMKM yang terjebak pinjaman online atau bank emok. Mereka butuh modal, tapi malah dicekik. Saya pernah langsung turun tangan bantu warga yang terjerat rentenir. Ini harus kita perangi bersama," ucapnya. Pemkot Bandung, lanjut Erwin, kini tengah menggagas skema permodalan yang aman dan bertanggung jawab, melalui kolaborasi dengan BUMN, pihak swasta melalui CSR, hingga sumber APBN. Ia menilai pelatihan dan pendampingan tak akan berdampak maksimal tanpa akses modal yang jelas dan adil. “Kita ingin UMKM ini tidak hanya dikasih ikan, tapi juga dikasih kail. Harus naik kelas!" seru Erwin. Selain soal modal, ia menekankan pentingnya literasi keuangan, gaya hidup sederhana, serta ketahanan budaya dan mental dalam menjalankan usaha. Ia mengingatkan agar pelaku UMKM tidak terjebak dalam gaya hidup konsumtif yang justru menggerus keuntungan. “Jangan sampai besar pasak daripada tiang. Kalau untung Rp 50 ribu, ya sisihkan. Modal jangan dihabiskan. Kita belajar hidup sederhana tapi berkualitas,” tambahnya. Sementara itu, Plt Lurah Batununggal, Irma Marliah, menyatakan dukungan penuh atas program pembinaan tersebut. Menurutnya, lebih dari 1.200 pelaku UMKM di wilayahnya akan diupayakan mendapat pendampingan berkelanjutan. “Kami sangat mendukung kegiatan seperti ini. Insyaallah manfaatnya besar, apalagi UMKM di Batununggal jumlahnya mencapai lebih dari 1.200. Kami akan terus berkolaborasi, baik di tingkat kelurahan maupun kecamatan,” ujar Irma. Kegiatan tersebut juga dihadiri Ketua Koperasi Bandung Berkah Berseri, Nia Kurniawati, yang memberikan pelatihan mulai dari strategi pemasaran digital, peningkatan kualitas produk, hingga pentingnya legalitas usaha, guna memperluas pasar dan memperkuat daya saing UMKM Bandung di era digital. @ffr

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.