Lalu Hadrian Dukung Program Beasiswa Pelatihan Tenaga Kerja untuk Lulusan SMA/SMK

ED
Kamis, 6 November 2025 | 14:50 WIB
Bagikan
Lalu Hadrian Dukung Program Beasiswa Pelatihan Tenaga Kerja untuk Lulusan SMA/SMK

VISI.NEWS | JAKARTA - Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Lalu Hadrian Irfani, mendorong Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) untuk menyambut dan menyiapkan langkah-langkah strategis dalam mendukung rencana pemerintah yang diprakarsai oleh Presiden Prabowo Subianto. Pemerintah berencana menyiapkan anggaran sebesar Rp12 triliun untuk melatih lulusan SMA dan SMK agar siap bekerja di luar negeri.

Rencana tersebut sebelumnya disampaikan oleh Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar (Cak Imin), yang menjelaskan bahwa anggaran tersebut akan difokuskan untuk program beasiswa kursus, pelatihan keterampilan, dan peningkatan mutu bahasa. Program ini dirancang agar lulusan SMA dan SMK dapat memperoleh pelatihan sesuai dengan kebutuhan pasar tenaga kerja internasional, di antaranya dalam bidang pengelasan (welder), perawatan lansia (caregiver), dan perhotelan (hospitality).

Lalu Hadrian, politisi dari Fraksi PKB, menilai bahwa inisiatif pemerintah ini merupakan langkah positif yang membuka lebih banyak kesempatan kerja bagi generasi muda Indonesia. Program ini juga diharapkan dapat meningkatkan daya saing tenaga kerja Indonesia di kancah global. Dalam berbagai kesempatan sebelumnya, Lalu terus menggaungkan pentingnya reformasi pendidikan yang menyentuh peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) dan kurikulum yang relevan dengan kebutuhan industri.

"Kami tentu mendukung penuh langkah pemerintah ini. Namun, yang tidak kalah penting adalah kesiapan dari sisi pendidikan dasar dan menengah, terutama dalam menyiapkan sumber daya manusia yang memiliki kompetensi dan karakter kerja yang kuat," ujar Lalu Hadrian saat ditemui di Jakarta, Kamis (6/11/2025). Menurutnya, Kemendikdasmen harus segera mempersiapkan kurikulum pendukung, program vokasi, dan integrasi pelatihan berbasis kebutuhan pasar internasional.

Lalu menegaskan bahwa lulusan SMA dan SMK tidak hanya perlu siap secara teknis, tetapi juga harus memiliki kemampuan bahasa yang baik, etika kerja yang kuat, serta pemahaman lintas budaya yang dibutuhkan di dunia kerja global. "Ini adalah kesempatan emas untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan memperluas wawasan generasi muda kita agar siap bersaing di tingkat internasional," tambahnya.

Selain itu, Lalu Hadrian juga mendorong peningkatan kapasitas guru bimbingan teknis (bimtek) yang merata dan berkelanjutan untuk memastikan kualitas pembelajaran yang berstandar internasional. Ia menekankan pentingnya kesetaraan akses bagi semua lulusan yang berminat untuk mengikuti program pelatihan, dengan prinsip inklusivitas dan keadilan dalam setiap pelatihan dan bimtek yang diselenggarakan.

“Pelatihan ini jangan hanya bersifat jangka pendek, tetapi harus menjadi bagian dari ekosistem pendidikan menengah kita. Pemerintah daerah, dunia usaha, dan lembaga pelatihan juga perlu dilibatkan agar sinergi ini menghasilkan tenaga kerja berkualitas yang mampu bersaing di luar negeri,” lanjutnya.

Lalu juga mengingatkan pentingnya pengawasan yang ketat terhadap pelaksanaan program agar tidak terjadi tumpang tindih dengan program pelatihan yang sudah ada di kementerian lain. Menurutnya, koordinasi yang baik antara pemangku kepentingan adalah kunci agar program ini dapat berjalan efektif dan tepat sasaran.

“Tujuan akhirnya bukan hanya menyiapkan tenaga kerja untuk bekerja di luar negeri, tetapi juga untuk membangun generasi muda Indonesia yang berdaya saing, berkompeten, dan mampu membawa nama baik bangsa di dunia internasional,” tutup Lalu Hadrian. Dengan adanya program ini, ia berharap Indonesia dapat semakin dikenal sebagai negara yang menghasilkan tenaga kerja terampil dan siap bersaing di pasar global.

@uli

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.