Lahan Suku Dinas Pertamanan di Cipayung Dialihkan Menjadi TPS, Warga Mengeluh
VISI.NEWS | JAKARTA - Lahan yang seharusnya digunakan sebagai taman terbuka hijau oleh Suku Dinas Pertamanan di Jalan Rawabinong, Lubang Buaya, Cipayung, kini malah beralih fungsi menjadi tempat pembuangan sampah (TPS). Keputusan ini menuai protes dari warga RW 03, yang merasa terganggu dengan pencemaran lingkungan akibat limbah dari TPS tersebut. Sebagai langkah awal, TPS tersebut telah ditutup sementara untuk merespons keluhan warga.
Lurah Lubang Buaya, Dede Syaipulah, menjelaskan bahwa alih fungsi lahan ini terjadi setelah terjadi kebakaran di tempat penopingan pohon di Rorotan, Jakarta Utara, setahun lalu. “Lahan tersebut dialihkan ke Jalan Rawabinong setelah kebakaran tersebut. Terpaksa, karena tidak ada pilihan lain,” ujar Dede saat dikonfirmasi. Meski demikian, ia menyampaikan bahwa rencana pembangunan taman terbuka hijau di lokasi tersebut masih ada, namun tertunda karena kendala anggaran dan prioritas program dari Suku Dinas Pertamanan.
Dede mengungkapkan, “Rencana pembangunan taman sudah dirapatkan, namun masalah kesiapan anggaran dan prioritas dari Dinas Pertamanan membuatnya terhambat.” Warga mengharapkan agar proses pembangunan taman dapat segera dilanjutkan tanpa ada penundaan lebih lanjut, mengingat pentingnya ruang terbuka hijau bagi lingkungan masyarakat.
Setelah muncul protes dari warga RW 03 pada Selasa (17/12/2024), pemkot akhirnya memutuskan untuk menutup TPS di Jalan Rawabinong secara sementara. Dede menjelaskan bahwa penutupan ini merupakan hasil mediasi antara warga, lurah, dan Suku Dinas Pertamanan. “Kami berharap agar Dinas Pertamanan segera menindaklanjuti hal ini. Jangan sampai penambahan sampah kembali terjadi jika belum ada keputusan,” katanya.
Sementara itu, Okta, petugas Pengamanan Dalam (Pamdal) Suku Dinas Pertamanan Jakarta Timur, menyatakan bahwa penutupan TPS akan berlaku hingga ada keputusan resmi dari pemerintah. Ia juga menjelaskan bahwa sebagian besar sampah di lokasi ini adalah topingan pohon, ranting, dan dedaunan. Saat ini, alat berat yang digunakan di lokasi sedang dalam proses dibereskan, dan petugas berharap agar situasi ini dapat segera teratasi demi kenyamanan warga setempat. @berlin
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!