Labuan Bajo, The Last Magic on Earth
- Labuan Bajo merupakan salah satu kota di Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT). Daerah ini dikenal dengan keindahan alamnya yang banyak menarik wisatawan untuk datang ke sini. Wartawan VISI.NEWS Mohammad Hasyim pada 17-21 Pebruari 2023 mengunjungi kawasan wisata ini dan berikut tulisannya.
VISI.NEWS | LABUAN BAJO - Menyembul dari dasar laut menyerupai pegunungan karang berselimutkan rumput hijau, gugusan pulau di wilayah Labuan Bajo menjadi daya tarik tersendiri bagi para wisatawan, baik wisatawan nusantara maupun mancanegara. Pesona alam yang sulit ditemukan di kepulauan lain di Indonesia ini menjadikan Labuan Bajo sebagai kawasan destinasi wisata prioritas.
Apalagi, di kawasan Laboan Bajo juga terdapat Taman Nasional Komodo (TNK), yang menjadi tempat berkembang-biaknya spesies purba, komodo. Di gugusan pulau-pulau besar di kawasan Labuan Bajo inilah komodo dilepas-liarkan dan menjadi pemandangan spektakuler bagi para wisatawan yang menyaksikannya. Ada beberapa pulau besar yang menjadi habitat berkembang-biaknya komodo, seperti Pulau Rinca, Pulau Padar dan tentu saja Pulau Komodo sendiri. Pulau-pulau ini berkerumun mengitari Kepulauan Flores, yang masuk ke wilayah Kabupaten Manggarai Barat, Provinsi Nusa Tengga Timur (NTT).
Untuk menuju Labuan Bajo cukup mudah. Akses transportasi udara langsung (direct flight) menuju Bandar Udara (Bandara) Komodo sangat banyak, baik dari Jakarta maupun kota-kota besar lain di Indonesia. Dan begitu mendarat di Bandara Komodo, Anda akan disuguhi tulisan “Take a Part to Protect the Last Magic on Earth”, atau bagian dari kampanye melindungi komodo sebagai keajaiban terakhir di dunia. Komodo memang merupakan satu-satunya spesies purba yang masih bisa berkembang biak secara bebas di Indonesia, bahkan dunia. Taman Nasional Komodo telah menjadi situs warisan dunia UNESCO, organisasi internasional PBB yang membidangi pendidikan, ilmu pengetahuan dan kebudayaan.
Dari Bandara Komodo Labuan Bajo menuju Pulau Komodo, akses yang disediakan hanya via laut, bisa menggunakan speedboat atau kapal Phinisi. Perjalanan menggunakan speedboat lebih cepat, yakni sekitar 1jam, sementara menggunakan kapal Phinisi bisa mencapai dua kali lipatnya.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!