Laba FIF Tembus Rp2,37 Triliun, Pembiayaan Tumbuh di Tengah Ekonomi Dinamis
PT Federal International Finance yang merupakan anak perusahaan Astra dan bagian dari Astra Financial mencatatkan pertumbuhan kinerja positif pada semester I-2026. /visi.news/ist
Peningkatan NSA tersebut menunjukkan ekspansi bisnis perusahaan yang tetap berlangsung secara sehat seiring meningkatnya aktivitas pembiayaan kepada masyarakat.
Dari sisi kualitas pembiayaan, FIF berhasil menjaga rasio Non-Performing Financing (NPF) Nett pada level rendah, yakni sebesar 0,28 persen. Meski mengalami sedikit penyesuaian dibandingkan tahun sebelumnya, angka tersebut masih mencerminkan kualitas pembiayaan yang sehat dan berada dalam batas aman.
Rendahnya rasio pembiayaan bermasalah menunjukkan efektivitas perusahaan dalam menerapkan prinsip kehati-hatian, manajemen risiko, serta pengelolaan portofolio pembiayaan di tengah tantangan ekonomi domestik maupun global.
Indra menegaskan bahwa FIF akan terus memperkuat fondasi bisnis agar mampu mempertahankan pertumbuhan yang berkelanjutan sekaligus memberikan kontribusi yang lebih besar kepada masyarakat.
Menurutnya, perusahaan akan terus beradaptasi terhadap perubahan kondisi ekonomi melalui peningkatan kualitas layanan, inovasi produk pembiayaan, serta perluasan akses pembiayaan yang inklusif.
"Upaya tersebut kami fokuskan pada penguatan kualitas layanan dan perluasan akses pembiayaan yang inklusif, sehingga dapat terus memberikan kontribusi yang lebih nyata bagi masyarakat," tutup Indra.
Dengan kinerja yang terus bertumbuh pada paruh pertama tahun ini, FIF optimistis mampu mempertahankan momentum positif hingga akhir 2026 melalui penguatan layanan pembiayaan yang adaptif terhadap kebutuhan konsumen serta tetap menjaga kualitas aset dan pembiayaan di tengah kondisi ekonomi yang dinamis.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!