Kurniawan Dwi Yulianto Bicara Masa Depan John Herdman

Desi Rossilawati
Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:11 WIB
Bagikan
Kurniawan Dwi Yulianto Bicara Masa Depan John Herdman

Legenda sepak bola Indonesia, Kurniawan Dwi Yulianto./visi.news/bola.com.

VISI.NEWS - Legenda sepak bola Indonesia, Kurniawan Dwi Yulianto, memberikan tanggapan terkait masa depan pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, setelah kegagalan skuad Garuda melaju ke semifinal Piala AFF 2026.

Timnas Indonesia gagal memenuhi target di Piala AFF 2026 setelah kalah 0-3 dari Vietnam pada 3 Agustus 2026 di Stadion Pakansari, Cibinong. Setelah itu, Timnas Indonesia bermain imbang 1-1 melawan Singapura pada 7 Agustus 2026 di Stadion Jalan Besar.

Hasil tersebut membuat Timnas Indonesia menempati posisi ketiga Grup A dengan mengoleksi tujuh poin. Sementara itu, Singapura berada di posisi kedua dengan delapan poin dan Vietnam memuncaki grup dengan 10 poin.

Dengan posisi tersebut, Timnas Indonesia gagal lolos ke semifinal Piala AFF 2026.

Kurniawan menilai setiap pelatih perlu menjalani evaluasi setelah sebuah turnamen, baik ketika berhasil maupun gagal. Menurutnya, pelatih juga memiliki kewajiban menyampaikan laporan kepada federasi.

"Jadi masing-masing pelatih itu kan setiap event itu harus ada report. Mau berhasil atau enggak itu harus menyampaikan report-nya dan dari federasi yang akan mengevaluasi," ujar Kurniawan dalam podcast Ruang Bola dikutip, Jumat (28/8/2026).

Mantan pemain Pelita Jaya tersebut menyerahkan keputusan terkait masa depan Herdman kepada PSSI. Ia meminta seluruh pihak mengikuti aturan yang berlaku dalam menentukan langkah selanjutnya.

"Jadi kita serahkan semua ke federasi, karena semua kan ada aturannya, enggak bisa juga kita memaksa. Ya kalau ngikutin emosi kan pasti iya," katanya.

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.