Kurang Tidur bisa Sebabkan Gangguan pada Enam Bagian Tubuh Ini

Desi Rossilawati
Minggu, 3 Agustus 2025 | 14:32 WIB
Bagikan
Kurang Tidur bisa Sebabkan Gangguan pada Enam Bagian Tubuh Ini

VISI.NEWS | BANDUNG - Tidur merupakan hal yang penting bagi kesehatan dan berkaitan erat dengan semua fungsi utama tubuh.

Sebagaimana dikutip dari Hindustan Times, Kamis, tidur merupakan bagian yang tak terpisahkan dari rutinitas harian dan ini menjadi obat untuk kesehatan yang baik dan bukan menjadi pilihan melainkan kewajiban.

“Tidur lebih dari sekadar istirahat, tidur adalah tombol reset yang vital bagi tubuh. Tidur yang buruk atau tidak memadai dapat mengganggu berbagai sistem penting, memengaruhi segalanya mulai dari warna kulit hingga kekebalan tubuh,” ujar Direktur Pulmonologi RS CK Birla, New Delhi, India dr. Vikas Mittal.

Vikas menyarankan agar memprioritaskan tidur selama tujuh hingga sembilan jam per hari agar tajam secara mental, sehat secara fisik dan seimbang secara emosional.

Bila tidur kurang berkualitas, hal ini akan berdampak negatif pada beberapa bagian tubuh yang meliputi kulit karena perbaikan dan regenerasi sel mencapai puncaknya saat tidur nyenyak, membantu menyembuhkan kerusakan kulit dan mempertahankan warna kulit yang sehat.

Kurang tidur menurutnya mampu menyebabkan kulit kusam, lingkaran hitam, garis halus dan penuaan dini akibat meningkatnya kadar kortisol dan menurunnya produksi kolagen.

Kurang tidur juga memicu dan memperburuk jerawat, eksim atau psoriasis.

Kedua, kurang tidur berdampak pada jantung karena selama tidur, tubuh akan mengatur tekanan darah dan sistem kardiovaskular akan istirahat.

Kurang tidur kronis akan meningkatkan risiko lebih tinggi terkena hipertensi, serangan jantung, stroke dan irama jantung tak teratur.

Ketiga adalah usus, mikrobioma usus berkaitan erat dengan tidur. Kurang tidur mampu mengganggu keseimbangan bakteri baik dan jahat. Hal ini pun berdampak pada gangguan pencernaan seperti kembung, keinginan makan makanan tak sehat hingga menyebabkan berat badan meningkat.

Keempat, kurang tidur akan menyebabkan gangguan pada otak yakni terkait dengan penyakit alzheimer. Kekurangan tidur juga akan menurunkan fungsi kognitif, pengambilan keputusan hingga konsentrasi.

Lima, kekurangan tidur berdampak pada suasana hati dan stabilitas emosi. Kekurangan tidur menyebabkan kecemasan, mudah tersinggung hingga depresi.

Dampak lain yakni tidur memiliki keterkaitan dengan kekebalan tubuh, pasalnya saat tidur nyenyak tubuh akan memproduksi sitokin untuk melawan infeksi, peradangan dan stres.

Kurang tidur mampu melemahkan hal itu sehingga menyebabkan tubuh lebih rentan terpapar flu, infeksi dan pemulihan yang lebih lambat. @desi

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.