Kunjungi Dunia Pendidikan di Kabupaten Bandung, Ini Empat 'Wah' Ketua Dewan Pendidikan Kabupaten Sleman
VISI.NEWS | SOREANG - Rombongan pengurus Dewan Pendidikan dan Pejabat Dinas Pendidikan Kabupaten Sleman yang berkunjung ke Kabupaten Bandung, Kamis (28/7/2022) lalu, mendapatkan kesan mendalam. Setidaknya ini disampaikan ketua rombongan Sudiyo, S.Ag. M.Pd.
"Benar-benar 'wah' begitu mengunjungi sekolah ini. Wah pertama, sekolah ini siswanya 1.200. Di Kabupaten Sleman tidak ada sekolah yang punya siswa sampai 1.000 saja," ungkap Sudiyo yang juga Ketua Dewan Pendidikan Kab. Sleman saat menyampaikan kesannya di SDN Cingcin 01, Kecamatan Soreang, Kabupaten Bandung.
Hadir dalam kunjungan tersebut pemgurus Dewan Pendidikan Kabupaten Bandung, Kasi Kurikulum Disdik Kab. Bandung H. Amim Meriatna, Kepala SDN Cingcin 01 Hj. Nuryati Suryani, para guru dan komite sekolah, dll.
'Wah' yang kedua, kata Sudiyo lebih lanjut, begitu memasuki sekolah itu seperti berada di hutan. "Wah, ini sekolah atau hutan. Pohon-pohonnya banyak dan rindang, udaranya sejuk dan segar," ungkapnya
'Wah' yang ketiga, kata Sudiyo, mayoritas pengajarnya perempuan dan hanya sedikit sekali guru laki-laki. "Wah, yang ketika gurunya cantik-cantik, karena sebagian besar pengajarnya ternyata perempuan di sini yah," ujar Sudiyo.
Dan, 'wah' yang terakhir, Sudiyo kagum dengan prestasi anak-anak didiknya yang bukan hanya berprestasi di tingkat Kabupaten Bandung, bahkan Jawa Barat dan akan ikut lomba tingkat nasional. "Wah, yang ke empat, tentu saja prestasi siswanya yang luar biasa ini," ujarnya.
Rombongan dari Dinas dan Dewan Pendidikan Kab. Sleman ini, saat tiba di SDN Cingcin 01 Kecamatan Soreang ini disambut buket bunga yang dibawa dua orang siswi juara berpakaian khas daerah. Mereka kemudian menyaksikan pertunjukan seni yang ditampilkan pada guru dan siswa serta suguhan story telling tentang 'Lutung Kasarung' dari seorang siswi dalam bahasa Inggris.
Kepala sekolah SDN Cingcin 01, Kecamatan Soreang, Hj. Nuryati Suryani mengatakan, pihaknya tidak ada persiapan khusus dalam menyambut rombongan dari Sleman, Jawa Tengah, tersebut. "Kami hanya diberitahukan satu hari menjelang kedatangan rombongan yang akan mengunjungi sekolah ini. Jadi nyaris tanpa persiapan dan apa adanya," jelasnya seraya menyebutkan ia baru enam bulan menjabat kepala sekolah tersebut namun program yang ia canangkan dari awal bisa diimplementasikan secara efektif.Pembiayaan & Sistem Pendidikan Baru
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!