KTT Masa Depan Negara-negara yang Paling (dan Paling Tidak) Mungkin Mendukung Prinsip-prinsip PBB
Pernyataan SDSN yang diterbitkan menjelang KTT PBB Masa Depan dan didukung oleh lebih dari 100 ilmuwan dan praktisi terkemuka dari seluruh dunia memberikan rekomendasi praktis untuk memperkuat sistem PBB dan memajukan pembangunan berkelanjutan jangka panjang.
Dalam Membangun Tatanan Dunia yang Adil, Alfred de Zayas juga memberikan rekomendasi penting untuk meningkatkan fungsi, inklusivitas, dan mekanisme penegakan sistem PBB. Solusinya ada untuk membangun sistem multilateral berbasis PBB yang lebih efektif, tetapi membutuhkan keberanian dan niat baik dari semua negara anggota PBB.***
- Guillaume Lafortune adalah Wakil Presiden dan Kepala Kantor Paris di Jaringan Solusi Pembangunan Berkelanjutan PBB (SDSN). Guillaume juga merupakan anggota Pusat Penelitian Ekonomi Grenoble (CREG) di Universitas Grenoble Alpes. Guillaume merupakan penulis lebih dari 50 publikasi ilmiah, bab buku, laporan kebijakan, dan laporan internasional tentang pembangunan berkelanjutan, kebijakan ekonomi, dan tata kelola yang baik.
- Jeffrey D. Sachs merupakan Profesor Universitas dan Direktur Pusat Pembangunan Berkelanjutan di Universitas Columbia. Ia merupakan Presiden Jaringan Solusi Pembangunan Berkelanjutan PBB dan komisaris Komisi Pita Lebar PBB untuk Pembangunan. Sachs telah menjadi penasihat bagi tiga Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa, dan saat ini menjabat sebagai Advokat SDG di bawah Sekretaris Jenderal António Guterres. Sachs dua kali dinobatkan sebagai salah satu dari 100 pemimpin dunia paling berpengaruh versi majalah Time dan diperingkat oleh The Economist sebagai salah satu dari tiga ekonom paling berpengaruh yang masih hidup.
- Awalnya diterbitkan di bawah Creative Commons oleh 360info™.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!