Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026 Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026

KTT Masa Depan Negara-negara yang Paling (dan Paling Tidak) Mungkin Mendukung Prinsip-prinsip PBB

ED
Kamis, 19 September 2024 | 12:16 WIB
Bagikan
KTT Masa Depan Negara-negara yang Paling (dan Paling Tidak) Mungkin Mendukung Prinsip-prinsip PBB

Sejak tahun 1990-an, jumlah tindakan pemaksaan unilateral yang diperkenalkan oleh AS telah meningkat tajam, meskipun beberapa resolusi PBB menekankan bahwa tindakan dan praktik pemaksaan unilateral bertentangan dengan hukum internasional dan hukum humaniter internasional. AS menghabiskan lebih banyak anggaran pertahanan setiap tahunnya daripada gabungan sembilan negara berikutnya. Terlebih lagi, AS merupakan salah satu dari sedikit pemerintah federal di dunia yang tidak pernah menyampaikan Tinjauan Nasional Sukarela tentang kemajuan dan rencana aksinya menuju SDGs di PBB. Sebagian besar pemerintah pada bulan Juli 2024 menyampaikan tinjauan kedua, ketiga, atau bahkan keempat mereka.

Hal ini kontras dengan peran aktif yang dimainkan oleh beberapa negara bagian, kota, akademisi, dan organisasi masyarakat sipil AS untuk memajukan SDG. Beberapa negara bagian dan kota AS telah menyajikan Tinjauan Lokal Sukarela.

Secara keseluruhan, kinerja buruk pemerintah Federal AS pada indeks tersebut menunjukkan bahwa konsep "tatanan internasional berbasis aturan", yang dipromosikan oleh pemerintah AS, dan "multilateralisme berbasis PBB" benar-benar berbeda, dan bisa dibilang, bahkan konsep yang berlawanan.

Menuju PBB 2.0 untuk menghadapi tantangan global abad ke-21

Kurangnya dukungan dan keterlibatan dengan proses PBB oleh pemerintah Federal AS baru-baru ini sangat kontras dengan peran kepemimpinan yang dimainkan oleh Presiden Franklin Roosevelt — dan istrinya Eleanor — pada tahun 1940-an dalam mendirikan sistem PBB, belajar dari kegagalan Liga Bangsa-Bangsa (1920-1946). Di tengah-tengah antara berdirinya PBB pada tahun 1945 dan 2100, kita membutuhkan kepemimpinan pemikiran dan diplomasi untuk mendorong kerja sama global yang lebih efektif di dunia multipolar yang beranggotakan 193 negara anggota PBB (dibandingkan dengan sekitar 50 pada tahun 1945).

Lembaga-lembaga baru dan bentuk-bentuk baru pembiayaan global — termasuk perpajakan global — mungkin diperlukan untuk mencapai perdamaian dan pembangunan berkelanjutan bagi semua.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.