KT SAT Meluncurkan Merek Komunikasi Satelit Maritim Terbaru yang Menyasar Pasar Asia Tenggara
VISI.NEWS | SEOUL - KT SAT, penyedia layanan komunikasi satelit terkemuka di Korea Selatan, meluncurkan merek komunikasi satelit maritim terbaru "XWAVE". Merek ini mencerminkan visi KT SAT yang ingin memperluas pasar globalnya dan merambah Asia Tenggara. "XWAVE" terdiri atas dua kata, "Express" dan "Wave". Merek ini dikembangkan KT SAT sebagai upaya untuk menyediakan komunikasi maritim terbaik dengan mutu layanan yang paling andal.
KT SAT meluncurkan merek komunikasi satelit maritim terbaru, "XWAVE", didukung cakupan layanan MVSAT Regional yang lebih luas, dari Teluk Benggala, Indonesia, dan West Sea, Australia, hingga Samudra Hindia
VSAT maritim adalah layanan konektivitas maritim terpadu dengan jaringan kecepatan tinggi tanpa batas. MVSAT Regional digemari banyak pelanggan atas mutu tinggi dan konektivitas stabil berkat penggunaan jaringan komunikasi Ku-band dari armada KOREASAT. Berdasarkan pengalaman luas di bisnis satelit, KT SAT akan merambah Asia Tenggara dan mempertahankan kepemimpinannya di pasar domestik.
KT SAT telah mempersiapkan mutu layanan dan menawarkan konektivitas yang lebih stabil dan cepat bagi pelanggan yang sangat memahami kebutuhannya untuk memakai smart ship. Peluncuran merek komunikasi satelit maritim terbaru ini juga mencerminkan misi KT SAT, yakni memenuhi kebutuhan pelanggan atas cakupan layanan luas dan komunikasi data tanpa batas di era mobilitas.
Setelah peluncuran merek terbaru ini, KT SAT memperluas dan memperkuat cakupan R-MVSAT. Berkat cakupan layanan yang lebih luas, KT SAT kini mampu memenuhi lonjakan permintaan sebesar 40% dari Teluk Benggala, Indonesia, dan West Sea, Australia, hingga Samudra Hindia. KT SAT juga berhasil membuat peningkatan mutu layanan dengan beralih dari L-band MSS (Mobile Satellite Services) biasa, notabene model layanan pay-as-you-go, hingga kini menggunakan jaringan kecepatan tinggi tanpa batas (2Mpbs+).
CEO KT SAT Kyung min Song dalam rilis yang diterima VISI.NEWS, Jumat (7/1/2021), mengatakan bahwaAsia Tenggara merupakan pasar baru bagi KT SAT, dan kawasan ini memiliki potensi pertumbuhan tahunan yang baik, yakni 27,5%. "Kami akan terus mengembangkan layanan bernilai tambah yang mendukung efisiensi kerja, serta kegiatan operasional kapal dengan memanfaatkan teknologi TIK inovatif," ungkapnya.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!