Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026 Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026

Kronologi Ledakan Amunisi di Garut, Tewaskan 13 Orang

Desi Rossilawati
Selasa, 13 Mei 2025 | 10:34 WIB
Bagikan
Kronologi Ledakan Amunisi di Garut, Tewaskan 13 Orang

Kejadian bermula saat jajaran prajurit TNI AD dari Gudang Pusat Munisi (Gupusmu) III melakukan pemusnahan amunisi kedaluwarsa di kawasan milik Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA), Kecamatan Cibalong, Jawa Barat. Kawasan terpencil yang rutin digunakan untuk pemusnahan, TNI menyatakanlokasi jauh dari pemukiman warga.

Kegiatan berlangsung sekitar pukul 09.30 WIB dengan pengecekan awal yang dinyatakan aman.

Setelahnya, tim penyusun munisi melakukan persiapan pemusnahan di dalam dua lubang sumur. Peledakan dilakukan setelah kondisi aman.

Namun, tempat ini diketahui kerap didatangi warga sipil yang mencari sisa logam dari amunisi yang dimusnahkan.

Menurut juru bicara TNI, Mayjen Kristomei Sianturi, ledakan pertama terjadi saat proses pemusnahan berlangsung, disusul ledakan kedua yang diduga berasal dari sisa amunisi yang disentuh oleh warga sipil yang tidak seharusnya berada di lokasi.

Evakuasi korban telah dilakukan, dan mereka yang mengalami luka tengah mendapatkan perawatan intensif.

TNI menyatakan bahwa penyelidikan mendalam masih berlangsung untuk memastikan penyebab pasti ledakan serta mengevaluasi prosedur keamanan dalam pemusnahan amunisi.

Masyarakat diminta untuk tidak mendekati area pemusnahan dan segera melapor bila menemukan benda mencurigakan yang berpotensi berbahaya. @desi

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.