Krisis Pangan Melanda Negara - Negara Di Dunia Sangat Bisa Terjadi Di Jabar

ED
Selasa, 17 Mei 2022 | 11:19 WIB
Bagikan
Krisis Pangan Melanda Negara - Negara Di Dunia Sangat Bisa Terjadi Di Jabar

VISINEWS |BANDUNG - Anggota DPRD Jawa Barat (Jabar) Reynaldi menyebutkan bahwa ancaman krisis pangan yang melanda negara-negara di dunia mulai meresahkan, hal itu pun sangat bisa terjadi di Jabar.

Menurutnya, adanya kelangkaan pangan akan berdampak terhadap ketentraman dan keamanan masyarakat Jabar yang selama ini terjaga dengan baik.

"Sebagai bentuk kewaspadaan dini, maka disarankan agar pemprov mempersiapkan kebijakan atau program untuk mengantisipasi ancaman krisis pangan tersebut," katanya.

Kepada VISINEWS, Reynaldi mengungkapkan, ada empat langkah antisipasi yang dapat diambil oleh Pemprov Jabar, misalnya, program jangka pendek dengan melakukan intervensi terhadap pasar.

"Langkah ini dimaksud untuk menjaga stabilitas harga dan pasokan sehingga kebutuhan pangan masyarakat dapat terpenuhi dan terjangkau," katanya.

Kedua lanjut Reynaldi, jangka menengah maupun panjang dengan mengoptimalkan gerakan petani milenial agar para pemuda di Jabar lebih tergugah dan kembali ke kampungnya.

"Hal ini perlu dioptimalkan, termasuk memperkuat program One Produk One Pesantren (OPOP) untuk memperkuat basis ketahanan pangan di Jabar," ujarnya.

Selain itu, ketiga yakni Pemprov Jabar diminta untuk menggencarkan kembali pola usaha tani yang cerdas dengan memanfaatkan teknologi atau smart farmers, pasalnya, teknologi pertanian atau perkebunan itu penting dilakukan untuk meningkatkan produktivitas petani.

"Dengan demikian maka, hasil panennya menjadi lebih baik secara kualitas dan kuantitas, serta mampu untuk berdaya saing sehingga diyakini dapat meningkatkan kesejahteraan," ucap Reynaldi.

Terakhir, masyarakat petani juga diharapkan mampu memanfaatkan keberadaan market place untuk memasarkan hasil pertanian, sehingga bisa mendapatkan harga yang lebih baik.

"Hal ini merupakan bagian terpenting guna mendongkrak peningkatan ekonomi petani, serta meminimalisir banyaknya para tengkulak nakal, yang diduga menjadi penyebab terjadinya kelangkaan bahan pangan," pungkasnya. @eko.

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.