KPU Kabupaten Bandung Luncurkan Tahapan Pilkada Serentak 2024 Beserta Maskot dan Jingle
Menurutnya, pada 12 Mei 2024 lalu, pendaftaran terakhir dari calon perseorangan, hanya ada satu calon atau bakal calon perseorangan yang sudah meminta akun dan meng-upload dokumen.
"Dari kewajiban memenuhi persyaratan dari bakal calon perseorangan itu sebanyak 172.598 KTP, itu hanya masuk yang diupload 30 KTP. Artinya KPU Kabupaten Bandung tidak menerima calon dari jalur perseorangan," katanya.
"Jadi kami hanya menunggu nanti tahapan pencalonan Bupati dan Wakil Bupati Bandung dari jalur parpol (partai politik)," imbuhnya.
Syam Zamiat juga turut menjelaskan nama maskot Baja dan Baji.
"Kalau Baja itu Bandung Jawara, kalau Baji itu Bandung Ngahiji. Jadi kami diskusi bersama teman-teman, munculah ada nama Baja dan Baji," katanya.
Syam Zamiat mengatakan bahwa pihaknya sudah merasakan menjadi Bandung Jawara. "Jawara itu tidak lepas dari Bandung Ngaji. Kita itu harus ngahiji, artinya harus bersatu. Semua unsur yang ada di Kabupaten Bandung bersatu," ujarnya.
Bisa merasakan hal itu, lanjut Syam Zamiat, saat melaksanakan Pemilu 2024 lalu. "Alhamdulillah pada Pemilu kemarin, KPU Kabupaten Bandung dan semua jajaran di Kabupaten Bandung sudah melaksanakan Pemilu dengan lancar, tertib, sukses, tanpa ekses," ucapnya.
"Ini kita karena mempunyai jargon bahwa yang namanya Pemilu itu penting dan keamanan itupun penting. Kami semua sudah bersepakat bahwa keamanan, ketentraman di Kabupaten Bandung diutamakan," imbuhnya.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!